Breaking News:

Warga Kampung Horor Kini Tinggal di Tempat Ini, Lokasinya Jauh Belanja Seminggu Sekali

Tiba-tiba terdengar gemuruh kencang dan merusak seluruh bangunan yang ada di kampung itu.

Penulis: Damanhuri | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Hunian sementara warga korban longsor di Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKAMAKMUR - Sudah sekitar 2 tahun warga korban longsor dan retakan tanah di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor tinggal di hunian sementara (Huntara).

Mereka adalah ratusan warga yang sebelumnya mendiami lokasi yang kemudian disebut kampung horor karena kondisi alamnya yang tidak memungkinkan untuk ditempati lagi.

Saat ini, puluhan warga tersebut menempati rumah petak yang berlokasi Kampung Huntara, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Salah seorang penghuni Huntara, Uyum (30) mengatakan, dia bersama suami dan ketiga anaknya sudah dua tahun tinggal dirumah petak sejak tragedi longsor yang menimpanya pada tahun 2014 lalu.

"Lebih enakan dulu rumah sendiri, kalau tinggal disinikan cuma numpang," ujarnya saat ditemui TribunnewsBogor.com.

Uyum sedikit bercerita saat kejadian longsor yang menimpa perkampungannya dua tahun lalu.

Saat itu, Uyum keluarganya sedang berada didalam rumah saat sedang tertidur pulas.

Namun, tiba-tiba terdengar gemuruh kencang dan merusak seluruh bangunan yang ada di kampung halamannya itu.

"Alhamdulillah, kalau saya sekeluarga selamat. Kalau inget kejadian itu bikin saya sedih. Soalnya banyak juga tetangga saya yang jadi korban sampai meninggal dunia," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved