6 Tips Memilih Pembalut Wanita, Nomor 3 dan 6 Wajib Disimak Remaja yang Baru Menstruasi
Nah, biasanya pada masa ini remaja akan sulit untuk memilih pembalut mana yang cocok untuk kulitnya.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pada remaja wanita yang baru saja memasuki masa puber, biasanya ditandai dengan menstruasi.
Nah, biasanya pada masa ini remaja akan sulit untuk memilih pembalut mana yang cocok untuk kulitnya.
Tak hanya remaja, sebagai wanita dewasa juga masih kerap dibingungkan dengan pemilihan ini.
Hal tersebut dikarenakan, pembalut, pantyliner dan produk untuk merawat daerah kewanitaan adalah hal yang tak bisa dipisahkan dari kebutuhan karena pasti digunakan saat menstruasi setiap bulan.
Karena itulah, wanita baik remaja maupun yang sudah dewasa tidak boleh memilih produk pembalut tersebut sembarangan.
Sayangnya, banyak dari mereka yang tidak mengetahui jenis pembalut apa yang baik untuk digunakan.
Ditambah lagi dengan banyaknya jenis pembalut yang ada saat ini, mulai dari yang tipis, tebal, panjang, bersayap hingga dengan produk herbal yang antibakteri.
Memilih pembalut saat menstruasi juga bertujuan agar kesehatan organ reproduksi wanita tetap terjaga dan sehat.
Berikut tips memilih pembalut bagi remaja yang baru memasuki masa pubertas.
1. Pilih pembalut berbahan kain
Menurut aktivitis dari Women’s Voices for the Earth, sebaiknya para wanita dapat mengurangi penggunaan produk kewanitaan tersebut dan menggantinya dengan kain.
Apalagi, saat ini sudah banyak pembalut yang terbuat dari kain yang dijual bebas di pasaran.
Memang, penggunaannya akan lebih rumit dan harganya lebih mahal.
Tapi kita bisa memastikan bahwa pembalut yang kita kenakan terbebas dari bahan kimia yang bisa mengganggu organ reproduksi.
Untuk itu, mulailah mengganti pembalut sekali pakai Anda dengan pembalut kain.
2. Pilih pembalut yang tidak mengandung pemutih
Tak bisa dipungkiri kalau hingga saat ini masih banyak wanita yang enggan mengenakan pembalut kain.
Nah, jika ingin tetap menggunakan pembalut sekali pakai, sebaiknya pilih yang tidak mengandung parfum dan pemutih.
3. Pilih pembalut yang cocok
Ciri-ciri pembalut yang cocok dengan Anda, yakni dalam ketika digunakan tidak menimbulkan gatal-gatal atau bahkan iritasi.
Untuk mengetahui hal ini, Anda bisa mencoba beberapa merk pembalut kemudian memilih mana yang pas dan cocok.
4. Pilih yang Lembut dan Daya Serap Tinggi
Selain itu, pilihlah pembalut yang aman dengan mengetahui kondisi fisik pembalut.
Pilih pembalut yang berbahan lembut dengan daya serap tinggi.
Semakin tinggi daya serapnya maka semakin bagus.
5. Utamakan Kualitas
Saat memilih pembalut, jangan utamakan yang murah, tapi utamakanlah yang berkualitas.
Biasanya, pembalut yang murah cenderung lebih mudah bocor.
Untuk itu pilihlah yang berkualitas meski harganya sedikit lebih mahal.
6. Rutin ganti pembalut
Ganti pembalut tiap 2-3 jam sekali, atau sesuaikan dengan volume darah yang keluar.
Ingat, anda tidak boleh malas mengganti pembalut.
Jangan sampai menunggu pembalut penuh dengan darah haid, baru anda menggantinya.
Hindari juga tidak mengganti pembalut dari pagi hingga sore hari.
Bahkan kalau bisa gantilah pembalut setiap kali buang air kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pembalut_20160819_151137.jpg)