Breaking News:

Biar Fisiknya Joss, Pejabat Pemkot Bogor Lakukan Gerakan Ini

Tes kebugaran yang dilaksanakan bertujuan untuk agar para pejabat lebih bugar

TribunnewsBogor.com/Humas Pemkot Bogor
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto bersama wakilnya dan Sekda Kota Bogor melakukan tes kebugaran di lapangan GOR Pajajaran, Jumat (19/8/2016). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Soewidia Henaldi

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAHSAREAL - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali melaksanakan tes kebugaran tahap II bagi para pejabat eselon III dan IV.

Tes kebugaran kembali digelar di GOR Pajajaran, Jumat (19/8/2016) pagi. Sekitar 500 pejabat ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto beserta Wakil Usmar Hariman dan Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat secara langsung memimpin tes kebugaran yang dimulai sejak pukul setengah enam pagi.

"Setelah sebelumnya aparat di wilayah yang mengikuti rangkaian tes kebugaran sekarang sisanya. Pesan saya jangan dipaksakan, jika hanya kuat dua keliling silakan. Jangan memaksakan melebihi kemampuan," ujar Bima sesaat sebelum memulai tes kebugaran.

Menurut Bima tes kebugaran yang dilaksanakan bertujuan untuk agar para pejabat lebih bugar dan dalam rangka menyongsong PP No.18 Tahun 2016.
"Ini juga sebagai langkah dalam pembinaan dan menjadi salah satu dasar dalam proses penempatan rotasi, mutasi dan sebagainya. Jadi saya perintahkan para pejabat untuk mengikuti tes kebugaran agar tetap bugar, sehat, dan fit. Nantinya dijaga kesehatannya dan ditingkatkan staminanya," katanya.

Sementara itu Wakil Walikota Usmar Hariman menyampaikan pelaksanaan tes kebugaran pada intinya agar para aparatur sipil negara memiliki kondisi yang lebih bugar sehingga mampu menjalankan tupoksinya secara baik dan maksimal.

"Sehingga pelayanan bagi masyarakat menjadi lebih prima," katanya.

Senada dengan Walikota Bogor, Sekda Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengungkapkan tes kebugaran ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam proses seleksi penempatan.

"Untuk rohani bisa dilaksanakan secara pribadi atau melalui pengajian, tapi untuk fisik ini harus terukur. Jangan sampai salah menempatkan orang yang kurang fit di posisi yang vital. Dengan kegiatan ini akan diketahui ketahanan fisik atau tubuh para pejabat demi menunjang kepentingan kinerjanya," kata Ade yang mampu menyelesaikan tes kebugaran sesuai anjuran.

Kedepannya Ade berharap kegiatan ini dilakukan secara berkesinambungan sehingga kondisi SDM di Pemerintah Kota Bogor dapat terukur dan diketahui setiap periode.(*)

Penulis: Soewidia Henaldi
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved