Kembalikan Rp 20 Juta "Cleaning Service" Akan Diberi Penghargaan Bersama Tontowi-Liliyana

Jujur saya gemetaran. Enggak pernah lihat duit sebanyak itu.

KOMPAS.com/ANDRI DONNAL PUTERA
Sejumlah petugas cleaning service dari perusahaan alih daya diabadikan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (20/8/2016). Sebagian besar petugas sering menemukan uang hingga benda berharga lain yang tertinggal di area bandara. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANGERANG - Pihak PT Angkasa Pura II berencana memberikan penghargaan kepada Rivan.

Dimana Rivan, salah satu petugas cleaning service menemukan tas berisi Rp 20 juta di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Penghargaan akan diberikan pada Senin (23/8/2016) bersamaan dengan penyambutan kedatangan pebulu tangkis peraih medali emas Olimpiade di Brasil, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.

Peristiwa penemuan tersebut berawal dari Rivan (sebelumnya ditulis Irfan, red), menemukan tas berisi Rp 20 juta dan barang berharga lain pada Kamis (18/8/2016). 

Awalnya, Rivan melihat ada seorang penumpang tergesa-gesa masuk ke dalam toilet dan menaruh tas pinggangnya di sana.

"Dia kelihatan buru-buru. Pas keluar, itu tasnya enggak dibawa. Orangnya sudah keburu keluar, saya tunggu di dalam agak lama, tapi orangnya tidak balik," kata Rivan saat ditemui Kompas.com, Sabtu (20/8/2016).

Rivan pun mengantarkan tas itu kepada personel Aviation Security (Avsec) yang ada di dekat toilet.

Bersama dengan Avsec, Rivan melihat tas tersebut dibuka.

Ketika sudah dibuka, nampak uang pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 yang ditumpuk dan diikat dengan karet serta lima buku rekening dan dua ponsel.

Rivan yang baru saja bekerja sebagai cleaning service selama satu bulan itu langsung terkejut.

"Jujur saya gemetaran. Enggak pernah lihat duit sebanyak itu. Saya jadi merinding kalau ingat-ingat lagi, kaget saya itu," tutur Rivan.

Menurut dia, teman-temannya sesama cleaning service di sana memang sering menemukan barang berharga yang tak sengaja tertinggal.

Adapun tempat barang berharga sering tertinggal seperti toilet, ruang tunggu, ruang boarding, hingga lounge.

Sesuai prosedur, jika menemukan benda berharga atau mencurigakan, langsung diserahkan kepada Avsec atau polisi.

Ketika penyerahan barang tersebut, cleaning service bersama petugas keamanan menandatangani formulir serah terima, baru barang ditangani oleh pihak keamanan.

Setelah barang diserahkan, Avsec menghubungi sang pemilik melalui salah satu identitas pemilik yang tertinggal di dalam tas.

Selang 30 menit lebih, pemilik tas langsung datang dan mengambil barangnya itu.

"Dia bilang terima kasih sama saya. Memang kalau di tempat saya kerja, selalu diutamakan soal kejujuran," ujar Rivan.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved