Tagar 'TolakHargaRokok50Ribu' Jadi Trending Topik, Netizen Sampai Bawa Presiden Soekarno
Salah satu meme yang menghebohkan adalah meme yang menampilkan foto Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno.
Penulis: Bima Chakti Firmansyah | Editor: Bima Chakti Firmansyah
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Bima Chakti Firmansyah
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kabar harga rokok Rp 50 Ribu menjadi perbincangan.
Jagad maya tentu saja ikut ramai atas adanya wacana tersebut.
Sejak kemarin, media sosial Twitter dipenuhi dengan cuitan penolakan kenaikan harga rokok menjadi Rp 50 ribu.
Atas hal tersebut, muncul pro dan kontra tetang wacana kenaikan harga rokok per bungkus ini pun menjadi perhatian publik saat ini.
Bahkan hastag #TolakHargaRokok50Ribu pun menjadi trending topic.
Beragam cuitan penolakan kenaikan harga rokok per bungkus muncul dengan hastag #TolakHargaRokok50Ribu.
Mulai dari yang menghubungkan jika rokok merupakan pendapatan negara, hingga menyebut bahwa menaikkan harga rokok bukanlah solusi.

Twitter
Selain itu juga banyak bermunculan meme-meme sebagai pendukung #TolakHargaRokok50Ribu.
Salah satu meme yang menghebohkan adalah meme yang menampilkan foto Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno.
Dimana dalam foto itu tampak Presiden Indonesia sedang merokok bersama Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru.
Presiden Soekarno sedang membagikan api kepada Jawaharlal Nehru yang duduk di sebelahnya.

Twitter
Seperti akun @peppramu yang mencuitkan, "@SiBonekaKayu: Rezim yg tdk kreatif mengharapkan pendapatan dr cukai rokok dgn cara karbitan #TolakHargaRokok50Ribu,".
"Even Soekarno supports us! Lol #TolakHargaRokok50Ribu," tulis akun @RzqDitiar.
"Semoga ada jalan terbaik, untuk keselamatan umat, #TolakHargaRokok50Ribu," cuit akun @rubiakto.
"aku sih bkn perokok,hny kebijakn ini sprtinya BODOH,brp ribu pekerja&petani tembakau diluar sn yg akn mrskn dampaknya #TolakHargaRokok50Ribu," komentar akun @MPuspalia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/penolakan-harga-rokok-1_20160821_123450.jpg)