Peduli Pada Perempuan, Perusahaan Bra Ini Meminta Staff Laki-lakinya Pakai Payudara Palsu

Payudara buatan yang harus dipakai oleh para staff itu ukurannya adalah E dan beratnya sekitar satu hingga satu setengah kilogram per dada.

Tayang:
Penulis: Bima Chakti Firmansyah | Editor: Bima Chakti Firmansyah
BoredPanda
Karyawan perusahaan PrimaDonna 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Perusahaan bra ini meminta staff laki-lakinya untuk memakai payudara palsu agar bisa memahami perempuan.

Di mana lagi ada perusahaan yang sangat peduli dengan perempuan seperti ini?

Terkadang menjadi perempuan itu susah karena kita harus mengalami sakit menstruasi, mengandung selama sembilan bulan, menyusui, memakai bra yang menyakitkan, dan sebagainya.

Hanya perempuan saja yang selama ini bisa merasakannya.

Namun sekarang pria pun ternyata bisa merasakannya.

Dilansir laman BoredPanda, seorang CEO perusahaan bra meminta para pegawainya untuk ‘mencicipi’ bagaimana rasanya menjadi perempuan.

Perusahaan bra bernama PrimaDonna itu para staffnya diberi semacam payudara buatan yang seperti barbel sehingga penggunanya akan merasakan sendiri bagaimana rasanya memiliki payudara yang besar dan berat.

CEO yang punya ide unik itu sendiri bernama Ignace Van Doorselaere.

Ignace berkata bahwa hanya ada satu cara untuk membuat para lelaki memahami perempuan yaitu mencoba sendiri bagaimana rasanya memiliki payudara.

Payudara buatan yang harus dipakai oleh para staff itu ukurannya adalah E dan beratnya sekitar satu hingga satu setengah kilogram per dada.

Seharian penuh, para staff laki-laki ini harus terus memakai payudara buatan tersebut.

Mereka memang diminta untuk merasakan sendiri bagaimana dada yang berat bisa membuat punggung dan leher menjadi sakit.

Hanya dengan cara inilah mereka bisa memahami betapa pentingnya memakai bra yang pas dan mendukung dada dengan baik.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved