Breaking News:

Ini Kronologi Penangkapan Aa Gatot di Kamar Hotel, Polisi Buntuti Saat Pemilihan PARFI

selain penyalahgunaan narkoba ternyata Gatot juga melakukan pidana yakni penyalahgunaan penyimpanan amunisi.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Berawal dari adanya informasi masyarakat soal pasutri Gatot Brajamusti atau Aa Gatot dan Dewi Aminah kerap mengkonsumsi narkoba, jenis sabu, polisi melakukan penyelidikan.

Dibentuklah tim gabungan untuk melakukan penyelidikan dan pembuntutan terhadap Gatot.

Termasuk aktivitas Gatot saat mengikuti acara pemilihan Ketua Umum persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) ‎periode 2016-2021 yang digelar selama 24-28 Agustus 2016.

Dalam kongres ke-15 di Hotel Golden Tulip‎ jalan Jenderal Sudirman No 4 Selaparan, Mataram, NTB itu, Gatot kembali terpilih sebagai Ketua PARFI.

Pada Minggu (28/9/2016) dini hari, Gatot menang berdasarkan hasil voting oleh 542 peserta kongres.

Gatot memperoleh dukungan sebanyak 464 suara mengarahkan pesainginya Andre Davinci dengan ‎jumlah suara 78.

Selang beberapa jam setelah menang, masih di hari yang sama, malamnya pukul 23.00 WIB, Tim Gabungan dari Mabes Polri dan Polresta Mataram menangkap Gatot dan istri di kamar hotel‎ 1100.

Kabag Penum Mabes Polri, Brigjen Agus Rianto mengatakan selain menangkap Gatot dan istri, dalam kamar itu ada juga lima orang lainnya.

"Mereka semua menjalani pemeriksaan tes urin dan diperiksa intensif fi Polres Mataram. Pada mereka ditemukan juga dua paket sabu," ungkap Agus, Senin (29/8/2016) di Mabes Polri.

‎Dari Gatot, polisi menyita barang bukti berupa : satu buah klip plastik berbentuk kristal putih diduga sabu, satu buah alat hisab sabu atau bong, satu buah pipet kaca, dua sedotan, satu korek gas untuk bakar bong, dua dompet, sejumlah uang, dan Handphone.

Halaman
123
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved