Breaking News:

Sistem Ganjil Genap

Baru Sehari Aturan Ganjil-Genap Diterapkan, Sebanyak 348 Pelanggar Ditilang

Dari 348 pelanggar tersebut, ada 189 Surat Izin Mengemudi (SIM) yang disita.

Kompas.com/David Oliver Purba
Penerapan pembatasan pelat ganjil genap hari pertama. Sejumlah kendaraan ditilang karena gunakan pelat ganjil di kawasan Bundaran Senayan, Selasa (30/8/2016). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ternyata masih banyak pengendara yang melanggar pada hari pertama penerapan aturan pembatasan kendaraan bermotor berdasarkan nomor pelat ganjil dan genap di sejumlah jalan protokol di Jakarta, Selasa (30/8/2016) kemarin.

Total ada 348 pengendara yang ditilang karena melanggar aturan tersebut pada hari pertama penerapannya.

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Budiyanto, mengatakan pada Selasa pagi hari tercatat 219 pengendara yang ditilang. Sedangkang pada sore harinya tercatat 129 pelanggar yang ditilang.

"Jadi total ada 348 pelanggar yang kami tilang pada pagi dan sore hari saat sistem ganjil-genap kami berlakukan," kata Budiyanto dalam keterangab tertulisnya, Rabu (31/8/2016).

Ia menambahkan, dari 348 pelanggar tersebut, ada 189 Surat Izin Mengemudi (SIM) yang disita.

Sedangkan surat tanda nomor kendaraan (STNK) yang disita sebanyak 159.

Ia menuturkan, meski para pelanggar dibebaskan memilih slip sanksi tilang, baik slip merah maupun slip biru tetapi semua pelanggar pada hari pertama tidak ada yang meminta slip biru.

"Pada hari pertama semua pelanggar meminta slip merah. Otomatis mereka lebih memilih mengikuti persidangan," kta dia.

Secara teknis, pembatasan kendaraan dengan sistem pelat nomor ganjil-genap akan dilakukan dengan hanya memperbolehkan kendaraan berpelat nomor genap melintas pada tanggal genap. Kendaraan dengan pelat ganjil hanya diperbolehkan melintas pada tanggal ganjil.

Nomor pelat ganjil atau genap dilihat dari angka paling belakang yang ada pada pelat nomor polisi kendaraan.

Kebijakan itu hanya diberlakukan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan MH Thamrin, Sudirman, Sisingamangaraja, dan sebagian Jalan Gatot Soebroto (simpang Kuningan sampai Gerbang Pemuda) dari Senin sampai Jumat, tepatnya pada pukul 07.00-10.00 WIB dan 16.00-20.00 WIB.

Aturan itu tidak berlaku pada hari Sabtu-Minggu atau hari libur nasional.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved