Video Viral, Saat Pemain Barcelona Menghibur Tim Bola Jepang yang Menangis Sesegukan

Air mata kegembiraan maupun kesedihan bercampur usai pertandingan.

Tayang:
Telegraph
Kesedihan peman U-12 Jepang usai dikalahkan tim U-12 Barcelona 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Tania Natalin

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pertandingan sepakbola sering kali membuat emosi pemainnya tidak terkendali.

Baik saat timnya menang maupun harus menelan kekalahan.

Air mata kegembiraan maupun kesedihan bercampur usai pertandingan.

Baru-baru ini sebuah video memperlihatkan kesedihan para pemain U-12 asal Jepang saat kesebelasannya kalah dari U-12 Barcelona.

Dalam video itu mempertandingkan antara U-12 Barcelona dari Spanyol dan Omiya Ardija dari Jepang.

Walau masih terbilang sangat muda, ada satu hal unik yang terjadi dalam pertandingan yang dihelat pada tanggal 28 Agustus di Tokyo, Jepang.

Tim Barcelona memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0 di kandang Jepang.

Dilansir dari The Telegraph, sorak sorai pun riuh terdengar dari pemain Barcelona dan para official serta pelatih.

Kegembiraan menekuk tim Jepang dengan melakukan selebrasi diurungkan tim Barcelona setelah melihat para pemain Jepang menangis.

Dari sisi tim Jepang, tak ada yang terdengar selain isakan tangis dan gumaman rasa kecewa.

Banyak dari anak-anak Jepang ini meringkuk, mengusap air mata, hingga menangis sesenggukan.

Anak-anak dari tim Barcelona pun kemudian melakukan hal yang tak biasa.


Telegraph

Mereka mendatangi para pemain Omiya Ardija satu per satu dan menyemangati setiap lawannya.

Tak hanya itu, mereka juga mengelus pipi, memeluk, hingga memberikan kata-kata penyemangat yang membuat pemain Omiya Ardija mengangguk-angguk.

Peristiwa ini lantas saja membuat lapangan semakin riuh.

Para kru Jepang serta penonton merasa terharu walaupun mereka harus kalah.

Video tentang pemain didikan akademi La Masia, Barcelona menenangkan pemain Omiya Ardija ini lantas menjadi viral di berbagai sosial media.

Wah, sportifitas yang ditunjukkan para pemain bola anak-anak patut ditiru seniornya ya.(Tania Natalin)

Berikut videonya :

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved