Keren ! Bule Jago Nyanyi Dangdut Suaranya Bikin Ngiri, Tonton Videonya

Sambil mengemudikan mobil, pria yang yang tak diketahui namanya tersebut tengah asyik mendengarkan lagu.

Tayang:
Penulis: Bima Chakti Firmansyah | Editor: Bima Chakti Firmansyah
Facebook/Hafizhi

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Bima Chakti Firmansyah

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik populer dan khas di Indonesia.

Genre musik yang memiliki unsur-unsur Hindustani (India), Melayu, dan Arab ini bercirikan dentuman tabla (alat musik perkusi India) dan gendang.

Dangdut juga sangat dipengaruhi dari lagu-lagu musik India klasik dan Bollywood.

Sejarahnya, dangdut dipengaruhi musik India melalui film Bollywood oleh Ellya Khadam dengan lagu "Boneka India", dan terakhir lahir sebagai Dangdut tahun 1968 dengan tokoh utama Rhoma Irama.

Mayoritas musik dangdut gandrung di masayarakt Asia lazimnya di Indonesia, Malaysia dan India.

Tapi, bagaimana jadinya kalau penyuka musik ini adalah orang bule?

Hal itu terjadi pada video yang diunggah oleh akun Facebook bernama Hafizhi.

Dalam video berdurasi tiga setengah menit tersebut, nampak seorang pria bule yang tengah mengendarai mobil.

Sambil mengemudikan mobil, pria yang yang tak diketahui namanya tersebut tengah asyik mendengarkan lagu.

Dengan volume yang cukup keras, pria itu mendengarkan lagu dangdut berjudul 'Pangeran Dangdut' versi Revo Ramon.

Pria yang mengenakan pakaian hitam tersebut nampak mengangguk-anggukan kepalanya mengikuti alunan musik.

Saat suara vokal dimulai pria itu langsung berkaraoke ria.

Dengan fasih ia menyanyikan lagu tersebut.

"Akulah pangeran dangdut yang akan mengguncang duniaaaa..."
"Lewat lagu yang kunyanyikan, lewat musik yang ku mainkan,"

"Setelah aku tenar nanti, akan jadi si Raja Dangdut!"

"Dangdut... dangdut... dangdut... dangdut... dang... dang... dangduuuut," teriak pria berjanggut tipis tersebut ke arah kamera yang di pasang di mobilnya.

Hingga akhir video ia dengan mulus menyanyikan lagu tersebut.

Bahkan beberapa bait lagu, ia mencoba menggunakan teknik cengkok dangdut.

Video yang diunggah pada 14 September 2016 lalu tersebut viral di Facebook.

Sudah sekitar 11 ribu lebih menonton video tersebut dan 491 dibagikan.

Beragam komentar juga menghiasi dinding komentar unggahan video itu.

Nostalgia Cilalahi : "Wkwkwkwkw".

Yabidi Abdul Rohman: "Tarik mangg".

Awaliyah Alifi: "Wowowowowowowowow.... Bukan k-pop, bukan metal.. Tapi dangdut!!! Hahahahaha".

Agus Voc Keitz Kejo: "Mantaaaap... tarik terus".

Eko Syaiful Hakims: "Warga amerika yg kerja di jakarta.. bawa musik dangdut sampe balik ke amrik. Pernah baca profil orang ini.. di YouTube banyak vidieonya..."

Emil Burhanuddin: "Raja dangdutnya sekarang bule ?"

Bambang Mertosono: "Ha..ha..ha boleh juga tu..calon penyanyi dangdut america..salut".

Berikut videonya :

Sekedar informasi, dalam evolusi menuju bentuk kontemporer, sekarang musik dangdut masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi).

Perubahan arus politik Indonesia pada akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya.

Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer.

Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.

Pengaruh India juga sangat kuat didalam genre musik dangdut ini.

Melainkan dari gaya harmoni dan instrumen, juga dipopulerkan dengan lagu-lagu dangdut klasik yang bertema India.

Dinyanyikan oleh penyanyi-penyanyi dangdut populer seperti Rhoma Irama dengan lagunya yang berjudul "Terajana".

Ada juga Mansyur S dengan lagunya yang berjudul "Khana", Ellya Khadam dengan lagu "Boneka India", dll.

--------------------------

 

Ikuti Berita Terkini Bogor !

Follow Twitter: @TRIBUNnewsBogor

Instagram: @tribunbogor

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved