Kak Seto : Stop Mendidik Anak dengan Kekerasan

Menurutnya sudah tidak jaman lagi mendidik anak secara kolonial atau ngan kekerasan.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau yang akrab disapa Kak Seto meminta agar tidak ada lagi pendidikan secara kolonial.

Menurutnya sudah tidak jaman lagi mendidik anak secara kolonial atau dengan kekerasan.

Karena hal tersebut tidak akan pernah menjadi pembelajaran bagi anak.

"Sudah bukan jamannya lagi mendidik anak dengan kekerasan, itu pendidikan kolonial dan harus distop," jelasnya usai memberi pemahaman cara mendidik anak di Gedung Kemuning Gading Kota Bogor.

Kak Seto menambahkan bahwa saat ini anak sudah bisa mendapatkan segala informasi dengan luas dan bebas.

Anak sudah bisa mengakses informasi yang diinginkannya.

Hal tersebut bisa menjadi pelarian negatif ataupun positif bagi anak.

"Sekarang anak sudah bisa mendapatkan informasi secara luas dan bebas, jika dia tidak mendapatkan kenyamanan dan kesejukan di lingkungannya sehari hari seperti di rumah dan di sekolah, anak bisa mencari kenyamanan di luar negatifnya masuk geng motor dan lain sebagainya," jelasnya.

Kak Seto pun meminta kepada orang tua untuk tidak terlalu menekan anak dengan nilai-nilai.

Karena menurutnya kemampuan setiap anak berbeda.

Ada mereka yang berprestasi di pendidikan formal namun ada juga mereka yang berprestasi di bidang informal sepeti seni budaya dan keterampilan lainnya.

"Pulang sekolah jangan tanya nilai berapa, tanya tadi ngapain aja disekolah, senang enggak, ada apa aja, ajak mereka bercerita, jadi anak bisa terbuka dan tidak tertekan," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved