Pakai Bahasa Isyarat , Ojek Stasiun Bogor Langganan Turis Asing

Yudi mengatakan, turis asing yang baru tiba di Stasiun Bogor banyak yang tidak bisa berbahasa Indonesia.

Pakai Bahasa Isyarat , Ojek Stasiun Bogor Langganan Turis Asing
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Sejumlah ojek stasiun Bogor memakai jaket biru sedangkan menunggu penumpang, Kamis (13/10/2016). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sejumlah tukang ojek yang mangkal di Stasiun Bogor mengaku selama ini penumpang langganan mereka adalah turis asing.

Para turun yang baru turun dari kereta itu biasanya minta diantarnya ke hotel atau ke lokasi wisata di Bogor.

"Kebanyakan minta diantar ke Kebun Raya Bogor," ujar Yudi salah satu tukang ojek Stasiun Bogor kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (13/10/2016).

Yudi mengatakan, turis asing yang baru tiba di Stasiun Bogor banyak yang tidak bisa berbahasa Indonesia.

Selain minta diantar ke tempat wisata, beberapa turis juga ada yang langsung diantarkan ke hotel.

"Iya mereka biasanya dari Jakarta terus mau liburan ke Bogor pakai kereta, dari Stasiun ada juga bule yang naik Ojeg minta diantar ke hotel" ujar Yudi seorang tukang ojeg Stasiun.

Yudi menambahkan biasanya wisatawan bicara bahasa Indonesianya masih terbata-bata.

"Kalau gak bisa paling pakai bahasa isyarat," katanya.

Yudi yang dahulu adalah seorang loper koran ini kini memilih beralih profesi bersama beberapa temannya menjadi tukang ojek.

Halaman
12
Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved