Banyak Siswa yang Stres, Orangtua di Spanyol Larang Anaknya Kerjakan PR

Para murid tersebut diketahui sudah lama mengeluh mengenai PR, dimana dalam pengerjaannya dapat memakan waktu bersama keluarga.

Banyak Siswa yang Stres, Orangtua di Spanyol Larang Anaknya Kerjakan PR
Net
Siswa di Spanyol merasa stres karena terlalu banyak PR 

Laporan Wartawan TribunnesBogo.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kewajiban seorang murid di sekolah tidak lain adalah mengikuti kegiatan belajar di kelasnya.

Selain itu, para murid juga wajib mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru di sekolahnya, baik yang langsung dikerjakan di sekolah maupun dikerjakan di rumah.

Seorang murid memang kerap diberikan pekerjaan rumah (PR) oleh gurunya, terkadang, PR tersebut membuat murid kewalahan dalam mengerkajakan.

Seperti yang terjadi di Madrid, Spanyol, para murid sekolah melakukan aksi mogok mengerjakan PR, lantaran jumlah PR yang diberikan melewati batas wajar.

Dilansir dari laman The Guardian, banyaknya jumlah PR yang diberikan dianggap memberatkan para murid di Madrid, Spanyol.

Menurut data Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) pada 2012, murid berusia 15 tahun di negeri matador itu menghabiskan waktu 6,5 jam selama satu pekan untuk mengerjakan PR.

Angkat tersebut jauh lebih tinggi dari rata-rata 4,9 jam di 38 negata OECD.

Para murid tersebut diketahui sudah lama mengeluh mengenai PR, dimana dalam pengerjaannya dapat memakan waktu bersama keluarga.

Kendati demikian para orang tua pun mendukung aksi anaknya yang melakukan mogok mengerjakan PR.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved