Breaking News:

Bocah Gizi Buruk

Kadinkes Kabupaten Bogor Bilang Perceraian Orang Tua Picu Andri Kena Gizi Buruk

Melainkan dipengaruhi faktor psikologis yang lain seperti faktor rumah tangga lantaran kedua orangtuannya sudah bercerai.

TribunnewsBogor.com/Damanhuri

Laporan WartawanTribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Camelia W Sumaryana, mengklaim gizi buruk yang diderita oleh Andri Apriansyah (8) disebabkan masalah rumah tangga.

Pihaknya juga memengaku selama ini sudah melakukan pembiaran kepada Andri.

Menurutnya, kasus gizi buruk yang dialami Andri bukan kerena penanganan medis yang lalai dari petugas kesehatan.

Melainkan dipengaruhi faktor psikologis yang lain seperti faktor rumah tangga lantaran kedua orangtuannya sudah bercerai.

Sehingga, yang dirugikan anak kandungnya sendiri karena minimnya perhatian dari orangtua.

"Petugas puskesmas kami sudah menyarankan untuk dirawat, tapi ditolak oleh keluarganya. Alasannya urusan rumah tangga mereka. Namun dampaknya terhadap anak mereka," Kata Camelia, Kamis (8/12/2016).

Bahkan, sambungnya, jika pihaknya secara paksa membawa kerumah sakit sangat beresiko karena tidak disetujui oleh keluarganya.

"Kalau dulu diambil dengan paksa itu juga banyak resikonya, jika terjadi apa-apa yang disalahkan bisa aparat," ujarnya.

Kendati demikian, Camelia berharap kondisi kesehatan andri membaik setelah dilakukan perawatan secara intensif oleh tim dokter di RSUD Ciawi.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta peran serta masyarakat serta seluruh instansi pemerintah terkait untuk bersama-sama memberantas gizi buruk.

-------------------

Ikuti Berita Terkini Bogor !

Like Fanpage: TRIBUNnewsBogor.com

Follow Twitter: @TRIBUNnewsBogor

Instagram: @tribunbogor

Penulis: Damanhuri
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved