Breaking News:

Bocah Gizi Buruk

KTP dan HP Pembesuk Dititip, Ini Penjelasan RSUD Ciawi

Sebelum masuk IGD, setiap pembesuk harus melapor ke bagian informasi center rumah sakit tersebut.

Istimewa
Andri Apriansyah (8) bocah yang diduga mengidap gizi buruk sedang mendapatkan perawatan medis IGD RSUD Ciawi. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Aturan menitipkan KTP dan Ponsel bagi pembesuk di IGD RSUD Ciawi dikeluhkan banyak pihak.

Sebelum masuk IGD, setiap pembesuk harus melapor ke bagian informasi center rumah sakit tersebut.

Menanggapi keluhan warga, Humas RSUD Ciawi, Heri Juhaeri mengatakan, pihaknya memang menerapkan aturan bagi pengunjung pasien yang datang ke IGD RSUD Ciawi.

"Iya memang kami terapkan seperti itu, KTP dan HP harus dititip ke petugas keamanan dan pakai tanda pengenal khusus," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Kamis (8/12/2016).

Menurutnya, aturan itu bukan hanya diterapkan untuk para pengujung Andri Apriansyah pasein penderita gizi buruk saja, tapi
untuk seluruh pembesuk di RSUD Ciawi.

"Sebab di dalam enggak boleh foto-foto juga, aturanya juga yang nunggu cuma satu orang saja," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Andri Apriansyah (8) bocah yang diduga menderita gizi buruk saat ini sudah dirawat di RSUD Ciawi.

Sejak dievakuasi oleh Kapolresta Bogor Kota, AKBP Suyudi Ario Seto dan anggotanya, Rabu (7/12/2016) ke RSUD Ciawi, Andri masih menjalani penanganan medis di IGD rumah sakit tersebut.

Untuk membesuk Andri, pihak rumah sakit menerapkan aturan yang cukup ketat.

Halaman
12
Penulis: Damanhuri
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved