Tumor di Wajah Membuat Kucing Ini Menderita, Tapi Lihat Perubahan yang Dialami Setelah Operasi
Dengan keadaan seperti ini, kucing yang diberi nama Keta sulit untuk makan, melihat dan bernapas.
Penulis: Tania Natalin Simanjuntak | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor, Tania Natalin
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Keadaan tubuh yang dialami kucing ini membuat banyak orang merasa iba.
Tak ada yang tahu siapa tuannya.
Saat ditemukan, ia menjadi kucing yang tak terurus di tengah jalan.
Keadaan wajahnya sangat memprihatinkan.
Betapa tidak, bentuk wajahnya tak singkron.
Tak hanya itu, ada sebuah daging yang menyembul dari mulutnya berwarna kemerahan.
Ternyata, itu adalah sebuah tumor.
Seorang aktivis hewan pun memutuskan untuk mengambilnya dari jalanan.
Tumor itu sangat besar dan terus tumbuh.

Unwanted NYC Pets
Kucing ini kemudian diberi nama Keta.
Dengan keadaan seperti ini, Keta sulit untuk makan, melihat dan bernapas.
Jika dibiarkan, Keta tentu tak akan bisa bertahan dalam waktu yang lama.
Sang aktivis hewan itu pun akhirnya melakukan sesuatu.
Mereka mengumpulkan dana dari banyak pihak.
Dan akhirnya mengoperasi wajah Keta untuk mengambil tumor tersebut.
Para relawan hewan itu sempat takut karena tumor tersebut sangat berisiko.
Kemungkinannya ada dua, Keta selamat atau ia jadi lebih parah dan tak bisa bernapas atau makan.
Sedangkan bentuk wajah Keta semakin tak singkron.

Unwanted NYC Pets
Tapi, ternyata, Keta bisa melewati itu semua.
Tumornya hilang, dan dokter berkata bahwa Keta bisa melihat, makan, dan bernapas seperti biasa lagi.
Dilihat dari Metro.co.uk, kucing yang diambil di sebuah jalan di New York ini pun sehat kembali walau bentuk wajahnya terlihat belum kembali ke bentuk awal.
Tapi ternyata, perlahan-lahan, wajah Keta mulai singkron kembali!

Unwanted NYC Pets

Unwanted NYC Pets
Berkat Kucing, Wanita Ini Terbebas dari Penyakit Kanker
Bagi sebagian orang, memiliki hewan peliharaan adalah hal yang menyenangkan.
Ada beberapa hewan yang terlihat sangat dekat dengan pemiliknya, namun ada juga yang tampak cuek saja.
Seperti seekor kucing yang diperlihara oleh wanita tua berikut ini.
Dikutip dari laman viral4real, Tom diketahui sebagai seekor kucing pemarah yang tidak pernam menunjukkan kedekatan fisik dengan pemiliknya.
Hingga pada suatu hari, Tom menujukkan kedekatan fisik yang tak biasa, bahkan menolong majikannya dari penyakit mematikan.
Kisah ini berwal dari seorang wanita berusia 64 tahun, Sue McKenzie, saat melihat sesuatu di luar rumahnya pada suatu sore saat kondiri sedang hujan, sekitar 20 tahun yang lalu.
Ketika ia membuka pintu, ia melihat seekor kucing kecil yang kurus, mengeong dalam dingin hujan dan berada di ambang kematian.
Suaminya tidak antusias mengikuti di kucing liar, tapi dia merawat kucing tersebut karena kasihan.
Kucing itu kemudian dinamai Tom.
Selama 20 tahun berikutnya, Sue dan Tom tinggal bersama di rumah mereka di Scunthorpe, Inggris.
Meskipun mereka terhubung dengan ikatan yang kuat, Tom dan Sue tidak memiliki kedekatan fisik terhadap satu sama lain.
Tom tampak seperti kucing liar lainnya yang lebih senang menghabiskan waktu sendiri daripada bercanda dengan pemiliknya.
Namun pada suatu hari, Tom mulai berubah.
Tom terlihat mulai sering mendekati dan berkontak fisik dengan Sue.
Ia terlihat lebih sering menepuk bahunya, kemudian Tom juga akan mulai mengais-ngais dan menepuk Sue pada bahu kanannya.
"Tom tidak aktif mencari kontak manusia, jadi saya pikir dia berperilaku sangat aneh ketika ia tiba-tiba mulai mengais-ngais saya," kata Sue.
"Dia akan menepuk bagian belakang leher saya sambil mengeong dengan sangat keras. Dia melakukannya terus-menerus selama dua minggu dan mulai membuatku gila," kata Sue lagi.
Sue yakin ada sesuatu yang salah dengan Tom dan ia kemudian berinisiatif membawanya ke dokter hewan.
Dia terkejut mengetahui bahwa Tom benar-benar sehat dan baik-baik saja.
Anehnya, dokter hewan kemudian menyarankan bahwa mungkin Tom berusaha mengatakan Sue sesuatu.
Sue, yang bekerja sebagai perawat, yakin bahwa tubuhnya sehat dan ia akan tahu apakah dia sedang sakit.
Tapi kata-kata dokter hewan itu terus bergema di benaknya.
Dan tiba-tiba ia merasa seperti ada sesuatu yang salah dengan tulang selangka.
Sue pun akhirnya memutuskan pergi ke dokter dan ia pun terkejut bukan main dengan hasil pemeriksaannya.
Ternyata yang sakit benar-benar dia, bukan Tom, ia memiliki benjolan di bahunya.
Benjolan itu kemudian menjadi Hodgkin lymphoma-bentuk kanker yang mempengaruhi sistem limfatik.
Berkat Tom, Sue mampu menjalani operasi, dan sekarang pulih dengan bantuan kemoterapi.
Meski tak saling berkontak fisik, namun ternyata Tom bisa merasakan kalau pemiliknya itu sedang sakit serius, bahkan tanpa dirasakan oleh sang pemilik.
-------------------
Ikuti Berita Terkini Bogor !
Like Fanpage: TRIBUNnewsBogor.com
Follow Twitter: @TRIBUNnewsBogor
Instagram: @tribunbogor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kucing-tumor_20161224_174250.jpg)
