Breaking News:

Saat Orang Betawi 'Ngebesan' ke Bogor, Dua Jawara Adu Kekuatan

Dalam festival ini mempelai pria diperankan berasal dari Condet dan mempelai wanita dari Bogor.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Festival Condet Ngabesan memadukan dua budaya yaitu Sunda dan Betawi. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Memadukan dua budaya pada upacara adat pernikahan bukan suatu yang mudah.

Namun, dengan adanya kolaborasi budaya akan lebih tercipta kerukunan dan keberagaman budaya.

Seperti pada acara kolaborasi dua budaya ( Betawi dan Sunda) di acara Festival Condet Ngabesan ka Bogor.

Pada acara parade seni budaya Betawi dan Sunda di Jungle Fest Bogor Nirwana Residence (BNR) tersebut dimulai dengan sebuah tradisi palang pintu.

Dalam tradisi itu, sang jagoan pantun dari kedua belah pihak saling berbalas pantun.

Festival Condet Ngabesan
Festival Condet Ngabesan di Junglefest, BNR, Kota Bogor.

Dalam festival ini mempelai pria diperankan berasal dari Condet dan mempelai wanita dari Bogor.

"Jadi mempelai pria yang dari Jakarta harus melawan si jago pantun dari Bogor agar bisa menikasih sang mempelai wanita," ujar Arul pemain dalam festival kolabirasi dua budaya.

Festival Condet Ngabesan
Festival Condet Ngabesan

Selanjutnya jika sang mempelai pria berhasil memenangkan adu pantun, jagoan dari mempelai pria harus mengambil seng atau dandang yaag ada di punggu jagoan mempelai wanita.

Aksi menghibur dari tradisi palang pintu itu pun mengundang tawa dari pengunjung Jungle Fest.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved