Hasil Penelitian, Tiga Gaya Bercinta Ini Paling Disukai Wanita
Sementara itu, posisi yang paling tidak disukai oleh responden adalah posisi tabletop atau bercinta di atas meja.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Bercinta dan dan posisinya adalah urusan personal masing-masing orang.
Namun, pernahkah Anda merasa penasaran dan ingin mengetahui posisi bercinta yang disukai pasangan?
Dikutip Kompas.com dari laman DrED, baru-baru ini sekelompok peneliti di DrEd, situs medis untuk dokter dan pasien di Inggris, ingin mengetahui perilaku seksual warga Britania Raya dan Amerika Serikat, sekaligus apa yang menjadi kekhawatiran mereka saat bercinta.
Setelah mensurvei lebih dari 2.000 orang di kedua negara tersebut, mereka menemukan bahwa mayoritas responden yaitu 35,1 persen menyukai gaya doggy saat bercinta, diikuti dengan gaya klasik missionary dan cowgirl atau wanita di atas.
Walaupun tidak mengetahui secara pasti, tetapi DrEd memperkirakan bahwa alasan banyak wanita menyukai posisi cowgirl adalah karena mereka bisa memegang kendali lebih terhadap jalannya proses bercinta.
Sementara itu, posisi yang paling tidak disukai oleh responden adalah posisi tabletop atau bercinta di atas meja.
Namun, hal ini kemungkinan besar karena mereka belum pernah mencobanya.
Sebab, tabletop juga terpilih sebagai posisi yang paling ingin dicoba.
Di samping posisi, para peneliti juga bertanya kepada responden mengenai apa yang menjadi kekhawatiran terbesar mereka saat berhubungan intim.
Ternyata, banyak pria yang merasa takut melukai pasangannya saat bercinta dan banyak wanita yang khawatir karena merasa tidak cukup fleksibel untuk melakukan posisi yang diminta pasangan.
Selain itu, kekhawatiran terbesar wanita lainnya adalah penampilan fisik mereka seperti yang diungkapkan oleh satu dari lima responden wanita.
Mereka menjawab bahwa kekhawatiran terbesar mereka adalah saat merasa terlalu besar atau berat saat bercinta.(Shierine Wangsa Wibawa).
Bercinta Saat Istri Hamil
Secara umum, berhubungan intim selama kehamilan diperbolehkan oleh dunia medis.
Tapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan demi kenyamanan ibu hamil dan pasangannya.
Barb DePree, ahli kandungan dari Lakeshore Health Partners di Zeeland, Michigan mengatakah bahwa berhubungan intim selama kehamilan itu aman.
Berbagai ketakutan seperti alat vital pria akan mencederai bayi dalam kandungan itu tidak terbukti secara ilmiah.
“Ada juga pendapat kalau bayi dalam kandungan bisa terpengaruh emosinya. Sekali lagi, hal ini tidak terbukti secara ilmiah,” ujar DePree.
Jadi, seks selama kehamilan sah saja dilakukan.
Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan demi kenyamanan bersama, antara lain :
1.Pakai kondom
Sperma mengandung prostaglandin yang mampu memicu kontraksi.
Pemakaian kondom dianjurkan jika ibu memiliki masalah pada kehamilan di trimester pertama.
Ada baiknya berkonsultasi dengan dokter kandungan mengenai hal ini.
Pada ibu hamil yang sudah memasuki minggu akhir, prostaglandin bisa memicu persalinan.
Bahkan hubungan seks kerap disarankan untuk memperlancar persalinan.
2.Wanita merasa tidak percaya diri akan tubuhnya
Berat badan naik dan perubahan bentuk tubuh merupakan hal lumrah yang dialami oleh ibu hamil.
Sedikit banyak, kondisi ini memengaruhi pikiran dan bisa berdampak pada keharmonisan hubungan.
Tak jarang ibu hamil merasa minder akan bentuk tubuhnya.
"Adalah tugas para pria untuk menjaga emosi dan psikologis pasangannya yang sedang hamil. Hargai mereka dan sesi bercinta bisa jadi lebih berkualitas," kata Shareen Hariri, konsultan seks dan pernikahan dari Los Angeles.
Pujian seperti ‘kehamilan membuatmu terlihat lebih bersinar’ atau ‘kehamilan membuat bentuk bokong atau payudaramu lebih seksi’ akan membantu kondisi psikologis ibu hamil.
3.Biarkan wanita yang memimpin
Umumnya, bentuk tubuh ibu hamil akan berubah dan terutama bagian perut akan membesar.
Terutama pada masa trimester kedua hingga akhir masa kehamilan.
Kondisi ini membuat aktifitas bercinta jadi terbatas. Karenanya, biarkan wanita yang menentukan posisi apa yang membuatnya nyaman.
"Perlu diperhatikan, posisi yang nyaman saat ini belum tentu nyaman di bulan berikutnya. Sebab bayi selalu bergerak mengubah posisi dan tubuh wanita ikut berubah menyesuaikan kondisi itu," papar Hariri.
4.Masalah organ intim kering
Jangan kaget bila mendadak organ intim kering ketika sedang berhubungan seksual.
Kondisi ini wajar terjadi pada ibu hamil.
"Urusan lubrikasi ini bervariasi pada ibu hamil. Ada yang mengalami lubrikasi berlebih, ada juga yang mengalami kekeringan vagina," jelas DePree.
Lebih lanjut DePree menjelaskan kalau urusan organ intim kering ini bisa berkaitan dengan kondisi emosi si ibu hamil.
Karenanya, penting untuk menjaga emosi dan psikologis ibu selama masa kehamilan.
Sekali lagi, yakinkan si ibu hamil kalau ini bukan masalah besar.
Jika hendak menggunakan lubrikasi buatan, konsultasikan dulu ke dokter kandungan.
5.Masalah kentut dan ngompol
Bersiaplah untuk menghadapi serbuan gas alias kentut.
Bagi sebagian wanita, kehamilan membuat tubuh memproduksi gas lebih banyak dan bisa keluar tanpa kontrol, termasuk saat berhubungan seks.
Ada juga yang mengalami perubahan pada urusan berkemih.
Jadi, jangan kaget jika ibu hamil tiba-tiba ngompol saat berhubungan seks.
Ini merupakan kondisi yang wajar terjadi pada ibu hamil.
Yang harus diperhatikan adalah sikap pasangan.
Disarankan untuk tidak tertawa atau melakukan hal yang menjatuhkan emosi dan psikologis ibu hamil.(Michael Metekohy).
-----------------
Ikuti Berita Terkini Bogor !
Like Fanpage: TRIBUNnewsBogor.com
Follow Twitter: @TRIBUNnewsBogor
Instagram: @tribunbogor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ilustrasi-bercinta_20160323_142506.jpg)