Breaking News:

Kantor GMBI Dibakar

Kantornya Dibakar, Ketua GMBI Kabupaten Bogor Tuntut Ganti Rugi

Menurutnya, selama ini pihaknya tidak pernah punya masalah dengan kelompok manapun.

Ist
GMBI 

Laporan Wartawan TribunnnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAMPEA - Ketua Gerakan Masyarkat Bawah Indonesia (GMBI) Kabupaten Bogor, Sambas Alamsyah mengaku tidak terima dengan aksi penyerangan yang lakukan sekelompok orang ke tempatnya di Ciampea, Kabupaten Bogor.

Menurutnya, aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok massa di kantornya itu merupakan perbuatan melanggar hukum sehingga harus ditindak tegas oleh aparat kepolisian.

"Saya mau kasus ini diproses secara hukum, tidak ada istilah 86 (damai). Kalau perlu ratusan orang itu diproses semua," ujarnya saat dihubungi TribunnewsBogor.com, Jumat (13/1/2017).

Saat insiden penyerangan di kantornya itu berlangsung, Sambas mengaku sedang berada di Bandung.

"Saat ini saya baru dijalan ke Bogor. Mediasi juga saya tugaskan anggota saya yang di Bogor untuk kesana," tambahnya.

Pihaknya berharap, aparat penegak hukum bisa menertibkan ormas yang sering kali meresahkan warga dan selalu berulah.

"Jangan memakai kedok agama, seharusnya mereka lebih ngerti kalau melakukan pengrusakan itu perbuatan tidak baik," ungkapnya.

Menurutnya, selama ini pihaknya tidak pernah punya masalah dengan kelompok manapun.

Dia juga meminta sekelompok massa yang sudah menghancurkan kantornya itu mengganti rugi atas kerusakan di sekeretariat GMBI Ciampea, Kabupaten Bogor itu.

"Kerugian kami hampir setengah miliar, saya pasti akan minta ganti kerugian ke mereka," tandasnya.

-------------------

Ikuti Berita Terkini Bogor !

Like Fanpage: TRIBUNnewsBogor.com

Follow Twitter: @TRIBUNnewsBogor

Instagram: @tribunbogor

Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved