Anggotanya Cekcok dengan Pengendara di Jalur Puncak, Kapolres Bogor : Janganlah Diperpanjang
pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya yang terlibat cekcok lantaran difoto saat sedang bertugas.
Penulis: Damanhuri | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnnewsBogor.com, Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky meminta pengendara yang terlibat cekcok dengan anggotanya itu menghentikan postingan di media sosial terkait pengawalan yang dilakukan anggotanya saat melintas di Jalur Puncak.
"Lagian anggota saya itu sedang mengawal orang sakit, setelah sampai rumah sakit yang dituju langsung ditinggalkan. Janganlah diperpanjang, apalagi ini itu kan bukan perbuatan mencuri. Tapi pengawalan yang memang bagian dari tugasnya sebagai bagian dari pelayan masyarakat," ujarnya saat ditemui TribunnewsBogor.com di Mapolres Bogor pada Selasa (7/2/2017).
Menurutnya, jika postingan itu masih tetap beredar di media sosial akan menjadi blunder dan membuat citra kepolisian menjadi buruk di mata masyarakat.
Pihaknya juga membuka ruang kepada pengedara yang merasa dirugikan itu untuk melapor ke Polres Bogor sehingga bisa diproses sesuai dengan prosedur.
"Sebab sampai sekarang belum ada yang melapor dari orang tersebut, karena harus ada pembuktian. Kalau versinya anggota yang benar itu kan namanya zolim dan merusak nama baik seseorang," kata dia.
Sebab, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap anggotanya yang terlibat cekcok lantaran difoto saat sedang bertugas.
"Anggota yang bersangkutan juga sudah diperiksa dan dimintai keterangannya. Tapi kalau memang ada yang kurang baik dalam pelayanan, saya selaku pimpinan di Polres Bogor meminta maaf," ungkapnya.
Dicky menambahkan, permasalah yang sering terjadi di jalur Puncak ialah kemacetan panjang.
Disamping padatnya volume kendaraan, lebar jalannya pun kurang memadai sehingga arus lalu lintas sering tersendat.
jika tidak dilakukan pengaturan lalu lintas secara khusus seperti pemberlakuan one way saat akhir pekan atau hari libur, maka kemacetan akan semakin parah.
"Anggota itu sudah setengah mati setiap hari melakukan pengaturan lalu lintas dijalur puncak, terkadang sampai larut malam tanpa lembur. Apalagi sekarang ini sedang perbaikan di Jembatan Cisomang sehingga banyak kendaraan yang beralih lewat puncak," kata dia.
----------------------------
Ikuti Berita Terkini Bogor !
Like Fanpage: TRIBUNnewsBogor.com
Follow Twitter: @TRIBUNnewsBogor
Instagram: @tribunbogor
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/polisi-ngamuk_20170207_112404.jpg)