Gara-gara Stempel, Petugas Penyapu Jalanan di Kabupaten Bogor Telat Gajian

pesapon yang digaji cuma Rp 40 ribu sehari ini mengaku kebingungan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangganya

Gara-gara Stempel, Petugas Penyapu Jalanan di Kabupaten Bogor Telat Gajian
TribunnewsBogor.com/Yudhi Maulana Aditama
ILUSTRASI - Tuti Hernawati seorang petugas kebersihan taman di Kota Bogor, Rabu (4/11/2015). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ratusan pekerja harian lepas yang setiap hari membersihkan lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor hampir satu bulan gajinya terlambat dibayar.

Pasalnya, para tukang sapu atau pesapon yang digaji cuma Rp 40 ribu sehari ini mengaku kebingungan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangganya lantaran upahnya telat dibayar.

Salah seorang tukang sapu yang enggan disebutkan namanya mengatakan, mengaku kebingungan lantaran jadwal gajiannya berubah yang tadinya tanggal 28 sekarang menjadi tanggal 8.

"Engga tau alasannya apa, kami nunggu sampai 11 hari baru bisa gajian," keluhnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Bogor, Atis Tardiana tidak menapik jika saat ini adanya keterlambatan pembayaran upah para pesapon.

Atis beralasan jika keterlambatan pemberian upah pesapon itu lantaran ada perubahan nomenklatur dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) menjadi Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

"Di bank ada sedikit perubahan, seperti nama berubah dan stempel juga berubah. Sekarang ini sudah dicairkan kok upah mereka," ujarnya, Selasa (21/2/2017)

Dia juga mengatakan, saat ini ada 179 pesapon yang berada di lingkungan pemkab bogor dengan upah Rp 40 ribu perhari selama 25 hari kerja setiap bulan.

Sehingga, jika ditotal para pesapon ini hanya menerima uang sebesar Rp 1 juta setiap bulan tanpa tunjangan kesehatan.

"Kalau yang mendapat jaminan kesehatan cuma kru dan supir truk sampah saja,” katanya.

-------------------

Ikuti Berita Terkini Bogor !

Like Fanpage: TRIBUNnewsBogor.com

Follow Twitter: @TRIBUNnewsBogor

Instagram: @tribunbogor

Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved