Breaking News:

Keberadaannya Meresahkan Sopir Angkot, Bima Arya Akan Batasi Ojek Online Di Kota Bogor

Rencana itu terbesit setelah dirinya mendapat pesan khusus dari Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat,

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya saat melakukan lounching rerouting angkot di Balaikota Bogor, Selasa (14/3/2017) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Wali Kota Bogor, Bima Arya berencana untuk membatasi jumlah ojek online di Kota Bogor.

Rencana itu terbesit setelah dirinya mendapat pesan khusus dari Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat, Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Pudji Hartanto Iskandar.

Menurut politisi PAN itu, Dirjen Perhubungan berpesan agar penataan transportasi di daerah harus ditata secara khusus terutama fenomena taksi online dan ojek online.

"pelarangan terhadap keberadaan transportasi online tidak mungkin di lakukan paling akan dibatasi, namun yang diperlukan ialah pengaturan dan pengelolaan," ujarnya, Selasa (14/3/2017).

Untuk mengatasi gejolak dari sopir angkot, Bima merencanakan untuk membatasi jumlah ojek dan taksi online di Kota Hujan.

Nantinya, regulasi yang akan dibuat oleh Bima akan menentukan daerah mana saja yang boleh dilalui oleh transportasi berbasis online tersebut.

"Semua yang mencari rezeki mencari nafkah di Kota Bogor silakan asal halal , asal ikut program Pemkot kedepan. Kita sudah punya program Bogor Transportation program 20 tahun kedepan semuanya harus ikut program bersama-sama, "tuturnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved