Pengendara Wanita Nekat Buka Ini di Depan Polisi Agar Tak Kena Tilang, Padahal yang Ditilang Ini

Namun saat mereka bebelok, rupanya pengendara wanita ini kaget ketika melihat banyak petugas kepolisian sedang menggelar razia di sekitar lokasi.

Penulis: Damanhuri | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Pengendara motor ini nekat lakukan ini depan polisi agar tak ditilang 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Berbagai macam cara yang dilakukan oleh pengendara saat melihat petugas kepolisian sedang menggelar razia kendaraan.

Seperti yang dilakukan oleh wanita pengendara sepeda motor jenis matic berikut ini.

Wanita itu terlihat melintas di ruas Jalan Alternatif Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (12/4/2017) siang hari.

Pantauan TribunnewsBogor.com, pengedara sepeda motor yang berboncengan ini melintas dari arah Cibinong.

Karena di ruas jalan tersebut sedang ada razia gabungan, maka kendaraan yang mengarah ke Kota Bogor pun dialihkan melintas Jalan Alternatif Sentul.

Hal itu ditandai dengan pemasangan pembatas jalan disekitar persimpangan itu.

Namun saat mereka bebelok, rupanya pengendara wanita ini kaget ketika melihat banyak petugas kepolisian sedang menggelar razia di sekitar lokasi tersebut.

"Berhenti dulu disini, ada razia itu," kata wanita berkerudung sambil meminggirkan kendaraannya tidak jauh dari lokasi razia.

Kemudian pengendara motor itu turun dan membuka helmnya.

Mereka pun kemudian bergantian mengendarai sepeda motornya.

"Sini aku ajah yang bawa motor, kamu turun dan tunggu di seberang jalan," kata wanita tersebut sambil mengambil helm yang dicopot oleh rekannya.

Pengendara motor itu kemudian melaju tanpa dihentikan oleh anggota polisi.

Sementara itu, Kanit Dikyasa Satlantas Polres Bogor, Ipda Ketut Lasswarjana mengatakan, operasi yang dilakukannya kali ini bergabung bersama Samsat Kabupaten Bogor untuk menjaring pengendara yang belum melunasi pajaknya.

"Penindakan pelanggaran fokus di pajak. Kecuali tidak pakai helm dan tidak punya SIM," katanya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (12/4/2017).

Menurutnya, sejauh ini pelanggaran yang sering ditemukan yaitu tidak memakai helm dan tidak memiliki SIM.

"Kalau tidak lengkap kami tilang dengan sistem e-tilang, sehingga pelanggar lebih mudah saat terjaring rajia," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved