Mantan Menteri Perdagangan Dimakamkan di Parung

Berbagai praktik penyimpangan anggaran belanja negara dibeberkan secara terbuka kepada DPR dan pers.

Penulis: Raymas Putro | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Raymas Putro/Wikipedia

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Raymas Putro

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - PARUNG - Mantan Menteri Perdagangan (Mendag) era Presiden Soeharto, Prof Dr Satrio Budihardjo Joedono tutup usia pada usia 85 tahun.

Satrio Budihardjo Joedono wafat pada Minggu (16/4/2017), pukul 23.30 WIB di Rumah Sakit Medistra, Jakarta.

Pria yang akrab disapa Billy Joedono mantan Menteri Perdagangan era Presiden Soeharto.

Ia lahir di Pangkalpinang, 1 Desember 1940.

Ekonom Indonesia ini menjabat sebagai Mendag dari tahun 1993 hingga 1995, lalu menjabat sebagai Ketua BPK tahun 1998 hingga 2004.

Ketika menjabat ketua BPK, Billy kerap bersuara keras.

Berbagai praktik penyimpangan anggaran belanja negara dibeberkan secara terbuka kepada DPR dan pers.

Laporan perjalanan pejabat tinggi, termasuk presiden, juga dipaparkan oleh lembaga yang dipimpinnya.

Dari informasi yang dihimpun TribunnewsBogor, jenazah Satrio Budihardjo Joedono atau dikenal dengan Billy Joedono disemayamkan di kediamannya Jalan Patra Kuningan VIII Nomor 13, Komplek Pertamina Kuningan, Jakarta Selatan.

Menjelang siang hari, jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka menuju Masjid Darrussalam Jalan Taman Patra Kuningan untuk dishalatkan, untuk selanjutnya jenazah akan dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Giritama Tonjong, Parung Bogor.

Pantauan TribunnewsBogor di lokasi,  Senin (17/04/2017) pukul 12.30 WIB, liang lahat untuk mantan menteri Perdagangan ini sudah disiapakan, tepatnya di Taman Bougenville Nomor 2-05.

Satu buah tenda juga sudah didirikan beserta beberapa kursi untuk para tamu.

Menurut informasi dari petugas di pemakaman Sapto (41), jenasah akan tiba pukul 14.00.

"Kalau tidak ada halangan, pukul 14.00 nanti jenazah akan tiba disini," ujarnya.

Belum tampak kehadiran dari keluarga dan kerabat Billy Joedono di pemakaman.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved