Strategi Dagangan Bisa Laris, Dari Penempatan Prodak Sampai Manajemen Keuangan
Strategi penjualan yang dilakukan banyak pedagang dianggap kurang tepat, sehingga kurang menarik perhatian pembeli.
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Strategi penjualan yang dilakukan banyak pedagang dianggap kurang tepat, sehingga kurang menarik perhatian pembeli.
Corporate Comunication Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), Budi Santoso bertutur saat pelatihan manajemen ritel untuk UMKM di Aula Kecamatan Ciawi Bogor, Jumat (21/4/2017), masih keliru terhadap penempatan produk
"Para pedagang biasanya sering meletakan produknya makanan, food dan non-food itu terkadang tercampur,ya. Itu sebenarnya dalam kode perdagangan, itu kurang tepat. Karena itu harus dipisah antara food dan non-food," Kata Budi.
Ia mengatakan bahwa sistem manajemen keuangan para pedagang itu harus ada pembukuannya.
"Anaknya mau berangkat, ya udah ambil uang di kotak situ. Suami mau berangkat, ambil rokok. Ditulis gak semua itu ? Sedangkan yang menajemen ritel itu harus tercatat semua dalam pembukuan," jelas Budi.
Budi juga mmengatakan rencananya nanti, pihaknya bakal menggandeng dan memajukan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dengan diawali pelatihan-pelatihan yang kini kerap mereka gelar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pelatihan-ritel_20170421_172255.jpg)