Breaking News:

Besok, Habib Rizieq Diperiksa Terkait Dugaan Percapakan Porno di WhatsApp

keduanya akan diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Umun, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, JAKARTA - Polda Metro Jaya memanggil Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab dan istrinya, Selasa (25/4/2017).

Rizieq dan istrinya akan dimintai keterangan terkait kasus dugaan pornografi dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono memastikan keduanya akan diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

"Ya, benar," ujar Argo saat dihubungi wartawan, Selasa (24/4/2017).

Terdapat sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan diri Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi melaporkan rekaman percakapan diduga Habib Rizieq dan Firza Husein.

Polda Metro Jaya menerima laporan itu dalam surat bernomor LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus.

Terlapor dalam perkara itu masih dalam status penyelidikan.

Pelaporan tersebut didasarkan pada pasal 4 ayat (1) juncto pasal 29 dan/atau pasal pasal 32 UU 44/2008 tentang Pornografi serta pasal 27 ayat (1) juncto pasal 45 ayat (1) UU 11/2008 tentang ITE.

Terdapat video berisi rekaman suara yang berdurasi sekitar empat menit.

Video itu berisi percakapan yang diduga dilakukan Firza dengan seorang perempuan bernama Emma.

Dalam video tersebut, hanya terdengar satu suara perempuan diduga Firza yang mengeluhkan sosok yang disebut Habib Rizieq.

Video itu juga menampilkan percakapan di WhatsApp antara seseorang yang diduga bernama Firza dengan seseorang yang mengatasnamakan Habib Rizieq.

Percakapan ini disertai juga beberapa gambar perempuan tanpa pakaian.(Dennis Destryawan)

Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved