Breaking News:

40 Ribu Warga Kota Bogor Masih Pengangguran

Samson yang baru saja dilantik itu pun menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pelatihan untuk para calon tenaga kerja.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Samson Purba 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Angka pengangguran di Kota Bogor masih tinggi.

Kondisi tersebut diakui oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bogor, Samson Purba.

"Dengan jumlah pengangguran di Kota Bogor sekitar 40.200 jiwa berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2015 ini masih terbilang cukup tinggi," katanya di Kantor Disnaker Jalan Sumeru, Rabu (26/4/2017).

Samson yang baru saja dilantik itu pun menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan pelatihan untuk para calon tenaga kerja.

Tujuannya tidak lain adalah suatu upaya untuk mengurangi angka pengangguran.

"Jadi kita memberikan platihn kepada para calon pencari kerja yang tentunya untuk memberikan pelatihan agar mereka memiliki skill dilapangan," ucapnya.

Menurut Samson tingginya angka pengangguran di Kota Bogor disebakan karena kurangnya keahlian yang dimiliki ole masyarakat.

Sehingga para pencari kerja yang belum mendapat kerja tidak terserap oleh perusahaan.

"Banyak juga kan para pelamar yang ditolak dan tidak diterima karena kurangnya pengalaman atau syaratnya tidak memenuhi," tuturnya.

Samson menjelaskan, bentuk pelatihan itu ada dua jenis, diantaranya pelatihan berbasis kompetensi dan pelatihan berbasis kemiskinan.

"Artinya, pelatihan berbasis kompetensi itu persyaratan minuman SMA/SMK kemudian dimasukan ke Balai Latihan Kerja (BLK), sedangkan pelatihan berbasis kemiskinan dilakukan disetiap kelurahan," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved