Kecelakaan Maut di Puncak

Tidak Jadi Pulang ke Rumah, Istri Malah Susul Suami ke Rumah Sakit

saat kejadian suaminya hendak pulang ke rumah, namun diperjalanan ada seorang penumpang yang naik.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Soewidia Henaldi
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Iim Ibrahim (40) sopir angkot salah satu korban kecelakaan maut di Ciloto masih dirawat di RSUD Cimacan. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIANJUR - Iim Ibrahim (40) satu dari puluhan korban kecelakaan maut di Ciloto, Cipanas, Kabupaten Bogor masih menjalani perawatan di RSUD Cimacan.

Pria yang bekerja sebagai sopir angkutan kota mengalami luka di bagian wajah tubuhnya setelah mobil yang dikendarainya ditabrak bus pariwisata yang remnya blong.

Saat kejadian, Iim sedang menuju arah pulang ke Cianjur sambil membawa penumpang.

Dede Salsiah istri Iim menuturkan, biasanya sang suami sudah tiba di rumah pada pukul 10.00 WIB saat bekerja di hari Minggu.

Namun, sampai pukul 11.00 WIB, suaminya belum juga tiba di rumah.

Saat itu Dede tidak memiliki firasat apapun.

"Firasat enggak ada, biasa keluar rumah habis subuh pukul 05.00 WIB biasanya kalau hari libur atau Minggu pukul 10.00 WIB sudah di rumah, tapi kemarin pukul 11.00 WIB belum juga pulang, khawatir aja takut angkotnya mogok," katanya saat ditemui di RSUD Cimacan, Senin (1/5/2017).

Dede menceritakan, saat kejadian suaminya hendak pulang ke rumah, namun diperjalanan ada seorang penumpang yang naik.

"Suami saya gitu kalau ada penumpang suka dianterin dulu, kasian katanya kalau Minggu suka sedikit angkot yang narik, jadi kemarin harusnya dia langsung pulang tapi nganter penumpang dulu," jelasnya.

Dede kaget ketika teman suaminya datang ke rumah memberitahukan kalau Iim terlibat kecelakaan.

"Yang jelas kaget, saya takut suami kenapa-kenapa, pikiran enggak karuan aja, saya dikabarin katanya ada di IGD RSUD Cimacan," tuturnya.

Dede langsung pergi ke RSUD Cimacan untuk melihat kondisi suaminya.

"Saya langsung berangkat suami masih di dalam IGD katanya masih enggak sadar, sempet takut juga, tapi Alhamdulillah selamat," jelasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved