Breaking News:

Ingin Segera Revitalisasi, Pemkot Bogor Tunggu Keputusan Pusat Soal Status Terminal Baranangsiang

Bima menambahkan namun ada kemuningkinan pengelolaan terminal diserahkan kembali ke Pemkot Bogor.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Wali Kota Bogor, Bima Arya masih menunggu jawaban Kementerian Perhubungan tentang status pengelolaan Terminal Baranangsiang.

Padahal menurutnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah menyerahkan dan menandatangani dokumen penyerahan pengelolaan Terminal Baranangsiang ke pemerintah pusat.

"Diserahkan ke pusat sebetulnya, saya sudah menandatangani penyerahan dokumen itu," ujar Bima usai meninjau pemeriksaan bus di Terminal Baranangsiang, Rabu (3/5/2017)

Bima menambahkan namun ada kemungkinan pengelolaan terminal diserahkan kembali ke Pemkot Bogor.

Kini Pemkot Bogor pun sedang menunggu klarifikasi dan keputusan pemerintah pusat untuk pengelolaan Terminal Baranangsiang.

"Sekarang sedang kita komunikasikan melalui badan pengelola transportasi Jabodetabek untuk meminta klarifikasi dan keputusan dari kementrian perhubungan," ucapnya.

Hal itu lakukan Bima karena pihaknya ingin cepat melakukan revitalisasi Terminal Baranangsiang.

Menurut Bima sebaiknya pengelolaan Terminal Baranangsiang dikelola oleh pusat karena mengacu pada undang-undang.

Namun untuk pengelolaan fasilitas dan penunjang di dalam terminal tetap di kelola oleh Pemkot Bogor.

"Kita pegangannya aturan, di undang-undang aturannya terminal kelas A itu dikelola pusat, tapi setiap daerah teknisnya berbeda-beda," jelasnya.

Menurut Bima beberapa kota lain pun menerapkan teknis seperti itu.

"Kalau saya mengacu undang-undang ya dikelola pusat tapi fasilitas penunjangnya di kelola pemkot karena pusat tidak memiliki sumber daya manusia, fasilitas penunjang itu seperti kios, toko-toko dan fasilitas penunjang lainnya yang ada di terminal," tuturnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved