Kader PDI Perjuangan di Ciomas dan Dramaga Ngarep Nurhayanti Ikut Pilkada Bupati 2018
Pengalaman Nurhayanti sebagai birokrat dianggap sebagai modal kuat untuk kembali memimpin Kabupaten Bogor pada priode 2018 - 2023.
Penulis: Damanhuri | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIOMAS - Sejumlah kader PDI Perjuangan Kecamatan Ciomas dan Dramaga beserta warga mendorong Nurhayanti bisa kembali menjadi Bupati Bogor di priode kedua.
Nurhayanti yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Bogor itu diharapkan dapat kembali ikut bertarung saat Pilkada Bupati di tahun 2018 nanti.
Sebagai petahana, nenek tiga cucu ini dinilai berhasil menciptakan kondusifitas di wilayah Bumi tegar beriman selama kepemimpinanya tersebut.
Salah satu kader PDI Perjuangan Kecamatan Ciomas, Muchtar mengatakan, kepemimpinan Nurhayanti dianggap sukses meski tanpa didampingi oleh wakilnya selama kurang lebih sekitar dua tahun
"Ini sebuah prestasi yang yang tidak bisa dianggap remeh. Meski berjalan tanpa wakil, dia mampu menjaga stabilitas politik dan roda pemerintahan berjalan dengan normal," ujarnya pada Minggu (7/5/2017).
Kendati demikian, pihaknya hanya menyampaikan keinginan, namun keputusan tetap berada ditangan DPP PDI Perjuangan.
"Ini suara kami, tapi apapun dari DPP tetap akan kami dukung," katanya.
Menurutnya, pengalaman Nurhayanti sebagai birokrat dianggap sebagai modal kuat untuk kembali memimpin Kabupaten Bogor pada priode 2018 - 2023.
"Pengalaman Bu Yanti di Birokrat sudah tidak diragukan lagi. Ini usulan kami sebagai kader partai, karena ingin punya pemimpin yang tepat," jelasnya.
Bahkan, kata Muchtar, saat kepemimpinan Nurhayanti, Pemkab Bogor berhasil menerima predikat Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas penggunaan APBD 2015.
"Itu prestasi besar dalam 11 tahun. Terakhir Kabupaten Bogor meraih predikat WTP itu kan tahun 2005. Selain itu, Stadion Pakansari diselesaikan di era Bu Yanti ini. Hingga Kabupaten Bogor dikenal secara internasional," terangnya.
Keberhasilan itu yang membuat kader PDI Perjuangan di Ciomas dan Dramaga membulatkan tekad untuk mengusung Nurhayanti untuk kembali menjadi Bupati Bogor periode 2018-2023.
"Kalau layar sudah terbentang, urung diturunkan meski pada akhirnya kami akan turuti keputusan DPP siapa yang akan maju tahun depan," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pdi-p_20170507_233917.jpg)