Banyak Program Gagal Terealisasi, Bupati Nurhayanti Mikir Dua Kali Terima Bantuan dari Pemprov DKI
Nurhayanti lebih memilih memprogramkan sendiri penataan di Kabupaten Bogor jika bantuan hibah yang diberikan malah memberatkan pemerintah di daerah.
Penulis: Damanhuri | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Program dana hibah yang Pemprov DKI Jakarta untuk Kabupaten Bogor rupanya banyak yang tidak terealisasi hingga saat ini.
Hal itu membuat Bupati Bogor, Nurhayanti merasa dibebankan dengan program program Pemprov DKI Jakarta itu.
Menurutnya, selama ini program Pemprov DKI Jakarta banyak yang tidak terealisasi.
"Sampai saat ini enggak ada yang terealisasi program mereka (DKI Jakarta,red), kalau pun ada itu hanya sebagian kecil saja," ketus nenek tiga cucu itu.
Nurhayanti pun akan mempertimbangkan ulang jika Pemprov DKI Jakarta akan kembali memberikan bantuan dana hibah yang salah satu programnya membuat serapan agar tidak terjadi banjir di Ibu Kota.
"Kita lihat dulu programnya seperti apa, kalau sekiranya memberatkan daerah lebih baik engga usah," jelasnya.
Nurhayanti lebih memilih memprogramkan sendiri penataan di Kabupaten Bogor jika bantuan hibah yang diberikan malah memberatkan pemerintah di daerah.
"Kita programkan saja sesuai kemampuan daerah, yang penting buat saya program dari pusat itu turun," katanya.
Mantan Sekda Kabupaten Bogor ini juga mengatakan, belum lama ini bantuan dari DKI Jakarta kembali turun di wilyah Cileungsi yang menjadi daerah perbatasan Kabupaten Bogor dengan bantuan berupa pemberian tong sampah kepada warga.
"Saya pikir itu tidak berarti apa-apa dibandingkan kita yang merupakan daerah penyangga," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/bupati-bogor_20170331_211040.jpg)