Ini Jam Operasional Rumah Makan di Kabupaten Bogor Selama Puasa

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor telah mengeluarkan surat edaran terkait dengan jam operasional selama bulan Ramadhan.

Ini Jam Operasional Rumah Makan di Kabupaten Bogor Selama Puasa
net
Ilustrasi, kafe hiburan di salah satu jalan Thailand. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Mulai Jumat (26/5/2017) hingga satu minggu setelah Idul Fitri tempat hiburan malam (THM) hingga restoran dan warung makan tidak diperbolehkan untuk menerima pelanggan.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor telah mengeluarkan surat edaran terkait dengan jam operasional selama bulan Ramadhan.

Dalam surat edaran nomor 301/546-pol pp, pengelola THM sama sekali tidak diperkenankan untuk melakukan aktivitas.

Surat Edaran dari Satpol PP Kabupaten Bogor
Surat Edaran dari Satpol PP Kabupaten Bogor (TribunnewsBogor.com/Damanhuri)

Kabid Dalops pada Satpol PP Kabupaten Bogor, Asnan menjelaskan, surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Bupati Bogor Nurhayanti sudah disebar ke seluruh hotel, THM, restoran dan warung makan.

"Kalau THM sejak hari ini sudah tutup, baru diperbolehkan lagi bukan setelah lebaran satu minggu," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (26/5/2017).

Tak hanya itu, para karyawan hotel hingga rumah makan pun dianjurkan untuk berbusana muslim saat bulan suci ramadhan.

Lebih lanjut dia mengatakan, imbuan juga diberikan kepada para pemilik restoran, rumah makan dan warung untuk tidak membuka tempatnya sejak pagi hingga menjelang sore hari.

“Mereka bisa tetap berjualan tapi waktunya kami atur yaitu pukul 16:00 WIB hingga 21:00 WIB, dan jelang waktu sahur pukul 02:00 WIB hingga 04:00 WIB," kata dia.

Asnan menegaskan, jika para pengelola restoran, hotel dan THM yang masih nekat membuka tempat usahanya diluar waktu yang sudah ditentukan, pihaknya tidak segan untuk mencabut izin usahanya.

"Kalau tiga kalu diberikan peringatan masih membandel, kami akan rekomendasikan untuk dicabut izinnya," tegas Asnan.

Penulis: Damanhuri
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved