Bagaimana Kah Puasanya Bila Lupa Baca Niat dan Baru Ingat pada Siang Hari ?

Tidak berhenti sampai di situ, orang tersebut juga harus mengganti (mengqadla) puasa hari tersebut di hari lain di luar bulan Ramadlan.

Bagaimana Kah Puasanya Bila Lupa Baca Niat dan Baru Ingat pada Siang Hari ?
Kompas.com
Niat Puasa 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Amalan-amalan itu tergantung pada niatnya.

Begitu pelajaran dari para guru di madrasah, pesantren, majelis ta’lim dan lainnya, mengutip sabda Baginda Nabi Muhammad SAW.

Ya, niat memang sangat menentukan nilai dari amalan yang dilakukan seseorang. Niat juga menentukan kualitas suatu perbuatan.

 Dengan niat perbuatan seseorang akan dinilai sebagai ibadah atau hanya kebiasaan belaka.

Dengan niat pula akan ditentukan seseorang akan mendapatkan ganjaran atau tidak dan seberapa besar ganjaran yang akan ia terima.

Begitu pula niat dalam ibadah puasa. Ia mengambil peranan yang cukup penting untuk diperhatikan oleh setiap Muslim yang hendak melakukan ibadah pantang makan dan minum ini.

Terlebih bila puasa yang akan dilakukan adalah puasa wajib, lebih-lebih puasa wajib bulan Ramadhan, maka niat menjadi sangat vital dalam menentukan sah dan tidaknya puasa yang dijalani.

Tidak sampai di sini, akibat kelalaian dalam hal niat juga akan mengakibatkan banyak “kerugian”.

Dalam madzhab Imam Syafi’i niat puasa wajib harus dilakukan pada malam hari, yakni waktu setelah terbenamnya matahari (maghrib) sampai dengan sebelum terbitnya fajar shadiq (belum masuk waktu shalat subuh). Berdasarkan sabda Rasulullah SAW (Lihat: Hasan Sulaiman Nuri dan Alwi Abas al-Maliki, Ibanatul Ahkam fii Syarhi Bulughil Maram, juz 2, hal. 376):

مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Halaman
123
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved