Tak Terima Disamakan Dengan Komunis, Kader PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Ngadu ke Kapolres

Menurutnya, PDI Perjuangan berdiri dengan landasan ideologi pancasila sehingga pihaknya tidak terima jika disamakan dengan partai komunis.

Tak Terima Disamakan Dengan Komunis, Kader PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Ngadu ke Kapolres
TribunnewsBogor.com/Damanhuri
Kader PDI-P Kabupaten Bogor mengadu ke Polres Bogor terkait pernyataan Waketum Gerindra, Arief Puyuono yang menyamakan PDI-P dengan PKI 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sejumlah kader PDI Perjuangan menemui Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky untuk menyampaikan uneg-unegnya terkait ucapan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono yang dianggap telah menyakiti hati kader hingga simpatisan dari partai berlambang moncong putih itu.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Haryanto mengatakan, pihaknya tidak terima dengan ucapan yang dikeluarkan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra yang dianggap telah mengumbar ujaran kebencian.

"PDI Perjuangan itu partai rakayat. Saat ini banyak kader yang tersinggung, makannya kami di daerah ingin berusaha meredam biar tidak terjadi gejolak," ujarnya usai menemui Kapolres Bogor di aula Mapolres Bogor pada Rabu (2/8/2017).

Menurutnya, PDI Perjuangan berdiri dengan landasan ideologi pancasila sehingga pihaknya tidak terima jika disamakan dengan partai komunis.

"Kami ini berideologi pancasila dan tidak anti dengan siapapun. jadi jangan fitnah kami dengan cara kotor seperti itu," kata dia.

Pihaknya berharap, aparat kepolisian bisa memberikan sanksi hukum kepada Arif Priyono karena dianggap telah menyebar fitnah dan ujaran kebencian kepada partainya.

"Kami harap orang itu bisa diproses secara hukum," tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky menyambut baik kedatangan kader PDI Perjuangan ke Mapolres Bogor untuk menyampaikan aspirasinya.

"Mereka datang untuk menyampaikan aspirasinya dan pernyataan sikap terkait kasus tersebut," kata AKBP Dicky.

Menurutnya, locus kejadian tersebut tejadi bukan di daerah Kabupaten Bogor sehingga pihaknya akan berkordinasi dengan aparat kepolisian yang berada di Jakarta.

"Akan dilakukan penyelidikan lagi. Sebab TKP-nya juga bukan di bogor jadi akan di kordinasikan," tandasnya.

Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved