Cerita Ngeri Dibalik Benda Penanda di Depan Barbershop

Namun awalnya para tukung cukur itu tidak sekedar memangkas rambut agar rapi.....

Editor: Ardhi Sanjaya
Kompas.com
Ilustrasi(Thinkstockphotos) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Anda tentu tahu bahwa benda bulat panjang dengan warna merah putih biru yang berputar di luar sebuah kios adalah penanda bahwa tempat tersebut merupakan barbershop atau tempat bercukur pria.

Namun tahukah Anda sejarahnya mengapa benda itu jadi penanda?

Pekerjaan tukang cukur sebenarnya sudah ada sejak berabad-abad lalu.

Namun awalnya para tukung cukur itu tidak sekedar memangkas rambut agar rapi.

Pada abad pertengahan mereka disebut tukang cukur dan bedah karena juga menerima jasa lain seperti melakukan bedah kecil-kecilan, mencabut gigi, dan mengeluarkan “darah kotor”.

Saat itu ada keyakinan bahwa keberadaan darah kotor di beberapa bagian tubuh bisa menimbulkan penyakit.

Oleh karenanya darah tersebut harus dikeluarkan lewat sayatan kecil di pembuluh darah.

Umumnya proses itu dilakukan oleh para biarawan dan pendeta.

Namun tahun 1163, Paus Alexander III melarang para pastur dan biarawan melakukan praktek pengeluaran darah itu.

Tugas tersebut kemudian diambil alih oleh tukang cukur.

Saat terapi mengeluarkan darah itu, barber biasanya menyediakan tiang untuk pegangan para pasien.

Dengan menggenggamnya erat, pembuluh darah pasien akan lebih mudah terlihat.

Lalu proses pengeluaran darah dimulai melalui sayatan.

Untuk menghentikan pendarahan, para barber menggunakan kain putih.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved