Melongok Situs Batu Kraton, Petilasan Pangeran Dita Ciptarasa Penguasa Puncak
Situs yang bernama Situs Batu Kraton yang beralamat di Kampung Batu Kraton, Desa Tugu Utara, Cisarua Puncak ini masih menyimpan misteri.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA -- Tidak begitu banyak yang tahu keberadaan situs yang konon merupakan petilasan sang penguasa Puncak Bogor pada zaman dahulu ini.
Situs yang bernama Situs Batu Kraton yang beralamat di Kampung Batu Kraton, Desa Tugu Utara, Cisarua Puncak ini masih menyimpan misteri.
Bahkan juru pelihara situs ke-4, Pian Sopian, mengaku tidak bisa menjelaskan lebih jauh tentang asal mula situs tersebut.
Karena sejarah tentang itu semua menurutnya tidak tertulis seluruhnya dan diturunkan ke pengurus penerusnya termasuk dirinya.
Di sekitar batu tersebut terdapat banyak makam warga dan juga beberapa makam keluarga Pian yang dikenal sebagai juru pemelihara situs tersebut.
Tidak hanya itu, di dekitar batu besar tersebut juga terdapat tiga petilasan yang dibangunkan rumah namun Pian juga tidak mengetahui petilasan tersebut secara keseluruhan.
Menurut data sejarah yang masih tersisa, ia mengatakan bahwa bangunan di samping Batu Kraton dekat gerbang masuk di dalamnya merupakan petilasan Pangeran Dita Ciptarasa.
Lanjutnya, pangeran tersebut dulunya merupakan pangeran penguasa wilayah Puncak Bogor.
"Bangunan itu isinya petilasan Pangeran Dita Ciptarasa dari kerajaan Banten, beliau dulu menguasai Gunung Mas hingga Megamendung," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (12/8/2017).
Sebagai cirinya, Pian menjelaskan bahwa di kawasan situs berdiri pohon Hantap khas Banten padahal di Puncak sendiri tidak ada pohon jenis itu.
Situs dibawah naungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor ini diakui Pian ramai didatangi peziarah.
Dimana para peziarah tersebut datang dari berbagai daerah dari Indonesia bahkan dari luar negeri.
"Malam jumat yang ziarah banyak, ada dari Jakarta, Bogor, bahkan dari Brunei juga ada, tapi sekarang gak seramai dulu, berkurang sekarang mah," katanya.
Di atas Batu Kraton tersebut juga terdapat sebuah lempengan batu menghadap kiblat yang menurutnya dulu kerap digunakan shalat oleh Pangeran Dita Ciptarasa.
"Itu dari dulu batunya begitu gak pernah dirobah namun mungkin karena longsor dulu, jadi agak bergeser dikit," katanya.
Bagi wisatawan yang berminat mengunjungi situs ini, bisa melewati jalan Ciburial Puncak untuk bisa tiba di situs tersebut atau bisa juga melewati jalan Simpang Pasar Cisarua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/situs-batu-kraton_20170812_203711.jpg)