Kembali Muncul, Ini Beda Jajanan Telur Gulung Dulu dengan Sekarang
Bahkan, pembelinya pun rata-rata orang dewasa yang ingin kembali mencoba jajanan saat ia masih SD.
Penulis: Damanhuri | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Masih ingat dengan jajan anak era 90-an yang satu ini ???
Jajanan telur gulung kini kembali muncul di daftar menu jajaran pinggir jalan.
Bahkan, saat ini telor gulung tersebut sudah dimodifikasi dengan campuran bihun.
Jajanan anak SD anak di era tahun 90-an ini mengobati rasa kangen anak-anak dimasa itu.
Bahkan, pembelinya pun rata-rata orang dewasa yang ingin kembali mencoba jajanan saat ia masih SD.
"Jajan ini jadi inget masa-masa SD dulu, cuma kalau dulu itu engga dipakai bihun," kata Ratna (25) seorang warga yang sedang membeli telor gulung.
Menurut Ratna, rasa telor gulung ini tidak jauh berbeda dengan telor gulung yang pernah dia rasakan saat masih SD dulu.
"Dulu itu saat saya masih SD harganya cuma Rp 200, kalau sekarang wajar naik karena harga telornya juga udah mahal. Tapi yang penting masih bisa ngerasain jajanan ini," tambahnya.
Tidak ada yang berbeda cara penyajian telor gulung ini, prosesnya tetap sama seperti saat dulu.
Telor yang sudah dicampur bumbu dan diaduk hingga encer ini kemudian dimasukan ke dalam minyak panas dan kemudian digulung menggunakan tusukan kayu.
Yang berbeda, saat ini dikombinasi dengan bihum ataupun sosis sehingga rasanya semakin mantap.
Pedagang telor gulung keliling ini banyak terlihat dikawasan Jalan Tegar Beriman dan sekitaran jalan menuju arah Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor.
Harganya pun mulai dari Rp 1000 hingga Rp 2000 pergulunya.
Para pedagang telor gulung ini sekarang sudah menggunakan gerobak dorong.
Berbeda dengan saat tahun 90-an yang masih berjualan dengan cara dipikul.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/telur-gulung_20170820_164814.jpg)