Satu Bulan Menganga, Perbaikan Jalan Amblas di Tanjakan Empang Bogor Terkendala Air PDAM

Meski amblasnya jalan tersebut berada di sisi badan jalan, namun tak sedikit warga yang merasa khawatir adanya insiden yang tidak diinginkan terjadi d

Satu Bulan Menganga, Perbaikan Jalan Amblas di Tanjakan Empang Bogor Terkendala Air PDAM
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Jalan amblas di Tanjakan Empang, Bogor Tengah, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Sudah hampir sebulan, amblasnya ruas Jalan Empang dekat Bogor Trade Mall (BTM) hingga kini belum rampung diperbaiki.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Senin (4/9/2017) tampak titik ruas jalan tersebut amblas tepat di sisi jalur pedestrian Jalan Empang.

Meski amblasnya jalan tersebut berada di sisi badan jalan, namun tak sedikit warga yang merasa khawatir adanya insiden yang tidak diinginkan terjadi di titik tersebut.

Amblasnya ruas jalan tersebut sendiri disebabkan karena lapisan tanah pada titik tersebut terkikis akibat aliran air yang bocor dan mengalir ke titik itu.

Menurut Pengamat Ruas Jalan Kota Wilayah Bogor dan Depok pada Dinas Binamarga Provinsi, Agus Sanusi, belum diperbaikinya titik tersebut dikarenakan adanya faktor yang menghambat proses perbaikan.

"Sebenarnya sudah satu minggu mulai mengerjakan perbaikan jalan ini, hanya saja aliran air yang masih mengalir ini menghambat pekerjaan kami," ucapnya kepada TirbunnewsBogor.com.

Dia pun menjelaskan bahwa aliran air tersebut berasal dari pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pakuan yang mengalir menuju utilitas Telkom.

"Utilitas telkom ini bocor, sehingga airnya mengalir ke titik ini sehingga jalan pun amblas, dan seharusnya utilitas telkom ini tidak dialiri air," terangnya.

Saat ini, pihaknya masih mencari titik yang menjadi penyebab mengalirnya air PDAM Tirta Pakuan ke utilitas Telkom.

"Kalau airnya masih mengalir kami belum bisa perbaiki atau tambal jalan ini, karena khawatir nanti malah kembali amblas," jelasnya.

Untuk sementara waktu, lanjutnya, pihaknya telah menempatkan traffic cone pada titik itu agar tidak terjadi hal yang diinginkan.

"Ya paling sekarang diberikan pembatas dulu, tapi Insya Allah besok sudah selesai diperbaiki, karena yang lama itu bukan menambal jalannya, tapi membuat aliran air ini berhenti mengalir, harus dicari titiknya," pungkasnya.

Penulis: Mohamad Afkar Sarvika
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved