Lagu Akad Banyak Dicover Tanpa Izin, Vokalis Payung Teduh Beri Peringatan

Is memberi peringatan pada pihak-pihak yang memanfaatkan lagu 'Akad' untuk meraup keuntungan.

Tayang:
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Ardhi Sanjaya
Instagram
Payung Teduh 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tingginya animo masyarakat terhadap lagu 'Akad' membuat banyak pihak membawakan ulang.

Lewat versi yang berbeda, ada banyak sekali orang yang mengcover lagu Payung Teduh.

Sang vokalis Mohammad Istiqamah Djamad atau akrab disapa Is meluapkan kekesalannya di media sosial.

Lewat video unggahan akun @pusakata, Is memberi peringatan pada pihak-pihak yang memanfaatkan lagu 'Akad' untuk meraup keuntungan pribadi.

Baca: Dikabarkan Segera Lepas Status Janda, Depe Sewot Dibilang Pernikahan Ke-4, yang Ketiga Cuma Gimmick

Di awal video, lelaki berambut keriting itu berujar bahwa pihaknya sudah cukup menahan diri.

"sebenranya saya coba menahan diri bersama teman-teman Payung Teduh,

melihat betapa brutalnya aktivitas digital terhadap lagu Akad, terima kasih buat penyambutan lagu Akad, buat apresiasi kalian.

Tapi ada yang sudah produksi, sudah rekaman, sudah jualan di Spotify, di iTunes, tanpa seizin kami, lalu perform di TV tanpa seizin kami.

Enggak apa-apa, cuma ya izin saja.

Namun ketika sudah lebih jauh ya mohon maaf, kami harus bersikap.

Jadi saya imbau ke teman-teman yang belum bertindak, kayak di YouTube sudah banyak banget yang sudah meraup keuntungan, mungkin.

Biar kami tertibkan saja sih, mohon dibantu apresiasi kami, biar lebih bijak lag

Bagi yang sudah kadung berproduksi, tungguin kami. Kami samperin, oke"

Begitu kata Is di video.

Baca: Jangan Remehkan Tukang Agar-Agar di Depan SD, Begini Hasilnya Bila Sudah Main Pisau

Dilansir dari Kompas.com, Tak sedikit yang merasa kecewa saat kali pertama mendengar singel terbaru dari band Payung Teduh berjudul "Akad". Payung Teduh dianggap telah menanggalkan ciri khas bermusik mereka dalam lagu itu.

Menanggapi reaksi beberapa penggemar yang kurang puas itu, pemain bas Payung Teduh Aziz Kariko alias Comi mengatakan bahwa mereka sengaja melakukan sedikit perubahan musikal. "Akad", kata dia, dibuat lebih sederhana dan ringan baik dari segi lirik maupun musiknya.

Baca: 5 Foto Maharsyi, Keponakan Emilia Contessa yang Buat Dua Juri The Voice Amerika Putar Kursi

"Itu bagian dari evolusi sebagai musisi kali ya. Biar enggak gitu-gitu terus lagu-lagunya. Alhamdulillah dengan evolusi kami ini kami jadi lebih PeDe (percaya diri)," ujarnya dalam sesi wawancara di area Soundrenaline 2017 di Garuda Wisnu Kencana, Bali, Minggu (10/9/2017) malam.

Sang vokalis Mohammad Istiqamah Djamad alias Is menyebutnya sebagai langkah keluar dari zona nyaman. Pasalnya, ia dan kawan-kawan satu band-nya merasa dua album Payung Teduh sebelumnya begitu-begitu saja.

Baca: 5 Wanita Ini Dibunuh Usai Dipaksa Berhubungan Intim, Paling Sadis Sampai Ditancap Gagang Cangkul

 
"Kalau tidak menantang diri kami untuk berada di atmosfir kerja yang baru, kayaknya kami enggak usah nge-band lagi," ucap Is.

Karena itu, mereka mengajak produser Denny Casmala untuk memberi angin segar pada album baru Payung Teduh yang bakal dinamai Ruang Tunggu.

"Sound engineer sebelumnya juga saya ganti yang jauh banget sama warnanya Payung Teduh. Itu memperkaya kami. Kami pengin bikin sesuatu yang lebih dikonsep," kata Is. 

"Sebenarnya di luar 'Akad', lagu-lagunya masih kayak (musik) Payung Teduh (selama ini), cuma lebih berisik aja. Soal tanggapan orang-orang, kalau bawain 'Akad' saya suka kasih prolog: 'Mohon maaf apapun keinginan kalian, kami enggak peduli he-he-he, jadi terima kasih kalau mau dengerin'," tambahnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved