Breaking News:

'Banyak Orang Jakarta yang ke Puncak, tapi Sedikit Sekali yang Memperhatikan'

Banyak sekali wisatawan dari luar kota yang memilih Puncak, Kabupaten Bogor sebagai destinasi liburan.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kegiatan tanam pohon yang dilakukan Yayasan Hutan Lestari Indonesia di Kampung Sukatani, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (2/10/2017). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Banyak sekali wisatawan dari luar kota yang memilih Puncak, Kabupaten Bogor sebagai destinasi liburan.

Tapi, Ketua Yayasan Hutan Lestari Indonesia (YHLI) Ardedi Tanjung berujar bahwa sedikit sekali wisatawan yang memberi perhatiannya pada kondisi Puncak.

"Kita kejar Puncak kenapa? Sebab lokasi ini sangat sakral, orang Jakarta bilang Puncak bagus, tapi sedikit sekali yang memperhatikan," ujar Ardedi kepada wartawan, Senin (2/10/2017).

Maka pihaknya menjadikan kawasan Puncak khususnya hulu sungai Ciliwung sebagai lokasi penanaman 5 ribu pohon tiap tahunnya selama 5 tahun.

Serta pihaknya membuka kegiatan tersebut dengan tema Hulu Sungai Ciliwung Hijau Lestari 2017 yang dibuka di Kampung Sukatani, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (2/10/2017).

"Ini akan terus dimonitor evaluasi setiap tahunnya. Kenapa lama? Karena penghijauan butuh proses dan perawatan, sebab ini untuk alam dan masyarakat," katanya.

Menurutnya hal tersebut bisa mengantisipasi terjadinya kekeringan jika memasuki musim kemarau.

Terlebih menurutnya, hutan di Puncak sudah menipis dan harus cepat diantipisasi untuk 10 sampai 50 tahun mendatang.

Ia juga mengatakan bahwa untuk mengantisipasi pembabatan atau pembangunan liar perlu adanya Perda dan dikawal oleh aparat keamanan.

"Kita mempunyai motto, tidak akan berhenti menanam demi anak cucu kita nanti," pungkasnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved