Ini Syarat dan Tahapan Jika Ingin Adopsi Anak, Salah Satunya Harus Ada Surat dari Dokter Kandungan

slaah satunya, berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum karena melakukan tindak kejahatan

Istimewa
Warga Desa Megamendung dibuat geger dengan penemuan bayi perempuan, tadi malam. 

4.memerlukan perlindungan khusus.

Selain itu ada tahapan meyiapkan dokumen

Sebelum Pasangan Suami Isteri (Pasutri) memasukan permohonan ke Dinas Sosial ditempat dimana ia akan mengangkat anak atau setidaknya sesuai domisili Calon Anak Angkat, ada beberapa Dokumen yang harus disiapkan terlebih dahulu:

Dokumen Pribadi bersama Pasangan seperti KTP, Kartu Keluarga, dan Surat nikah atau akta nikah.

Surat Keterangan Cakap Kelakuan (SKCK), dari Kepolisian, untuk membuktikan bahwa Pasutri tidak pernah melakukan tindak kejahatan.

Surat Keterangan dari Dokter Ahli Kandungan dari Rumah Sakit Pemerintah bagi Pasutri yang divonis tidak mungkin mempunyai anak.

Surat Keterangan Pendapatan dari tempat bekerja atau Neraca Laba Rugi bagi pengusaha, untuk membuktikan Calon Orang Tua Angkat mampu secara Ekonomi.

Membuat Surat pernyataan tertulis bahwa pengangkatan anak adalah demi kepentingan terbaik bagi anak, kesejahteraan dan perlindungan anak;

"Setelah seluruh dokumen diatas sudah lengkap, maka pasutri calon orangtua angkat dapat memasukan permohonannya ke Dinas Sosial di tempat dimana akan melakukan pengangkatan anak, biasanya dokumen akan diteruskan ke Dinas Sosial Provinsi," jelasnya.

Setelah semuanya dilengkapi maka calon orangtua asuh harus mengikuti tahapan uji kelayakan orangtua angkat.

Setelah dokumen diterima oleh Dinas Sosial di Provinsi, maka akan dilakukan Uji Kelayakan oleh Pekerja Sosial yang ditunjuk untuk melakukan kunjungan ke rumah Calon Orang Tua Angkat.

Selain itu, Azrin menjelaskan bahwa tahapan lainnya adalah sebagai berikut.

- Tahap pengasuhan sementara

Jika dinilai calon orangtua angkat layak untuk melakukan pengangkatan anak, maka berdasarkan laporan dari Pekerja Sosial tersebut dikeluarkan Surat Ijin Pengasuhan Sementara.

Setelah itu Calon anak angkat mulai dapat diasuh dibawah pengasuhan Calon Orang Tua Angkat, dengan diawasi perkembangannya oleh pekerja sosial yang selalu membuat laporan selama 6 (enam) bulan.

- Tahap rekomendasi Dinas Sosial

Jika selama 6 (enam) bulan pengasuhan sementara, caalon orang tua angkat dinilai layak untuk dijadikan Orang Tua angkat secara permanen, maka Dinas Sosial Provinsi akan mengeluarkan rekomendasi untuk hal tersebut kepada kementrian sosial dan akan diterima oleh Direktur Pelayanan Sosial Anak di Kementrian Sosial.

- Tahapan pertimbangan Kementerian Sosial.

Setelah diterimanya rekomendasi oleh Direktur Pelayanan Sosial Anak, penilaian kelayakan calon orang tua angkat tersebut akan dibahas oleh Tim Pertimbangan Perizinan Pengangkatan Anak (PIPA) di Kemensos.

- Tahapan penetapan pengadilan

Jika calon orang tua angkat sudah bermodalkan surat Keputusan MENSOS yang isinya menyetujui mengenai pengangkatan anak, maka calon orangtua angkat dapat mengajukan Permohonan Penetapan oleh Pengadilan Negeri di mana dilakukan pengangkatan anak tersebut.

"Jika Penetapan Pengadilan sudah keluar, maka salinan penetapannya disampaikan kepada Kementrian Sosial, nantinya akan dilakukan pencatatan oleh Kementrian Sosial, setelah itu  pengangkatan anak mendapat penetapan pengadilan dan tercatat di Kementrian, pengangkatan anak menjadi sah secara hukum," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved