HUT TNI KE 72

Terpilih Lagi Jadi Komandan Upacara HUT TNI, Ini Kata Letjen Edy Rahmayadi

Setelah sebelumnya pada tahun 2015, Letjen TNI Edy Rahmayadi memimpin HUT ke-70 TNI lokasi yang sama

Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Panglima Komando Cadangan Strategis (Pangkostrad) TNI AD Letjen TNI Edy Rahmayadi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat ( Pangkostrad) Letjen TNI Edy Rahmayadi kembali dipercaya bertugas sebagai komandan upacara peringatan HUT ke-72 TNI, Kamis (5/10/2017).

Setelah sebelumnya pada tahun 2015, Letjen TNI Edy Rahmayadi memimpin HUT ke-70 TNI lokasi yang sama yaitu Dermaga Kiat Indah Cilegon, Banten.

Hal ini merupakan sejarah dimana seorang prajurit TNI bertugas sebagai komandan upacara untuk kedua kalinya.

Ditemui usai upacara HUT TNI, Edy mengaku bahwa dirinya ditunjuk untuk kedua kalinya sebagai komandan upacara merupakan hak preogratif Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Baca: Dihadapan Jokowi Gatot Nurmantyo Tegaskan TNI Setia Kepada Presiden

Sebagai prajurit TNI, Edy hanya menjalankan tugas yang diperintah atasan kepada dirinya.

"Tentara diperintah itu ya dikerjain.  Karena saya diperintah ya saya kerjakan. Berbuat yang terbaik untuk TNI. Itu saja," ucap Edy Rahmayadi di Dermaga Kiat Indah Cilegon, Banten.

Selama penugasan tersebut, Edy mengaku tidak menemui kendala sama sekali saat bertugas sebagai komandan upacara.

Ia pun mengaku bangga dengan antusias warga yang tumpah ruah di Dermaga Kiat Indah Cilegon, Banten untuk menyaksikan upacara dan defile HUT ke-72 TNI

Baca: Ini Dia Prajurit TNI yang Lumpuhkan 8 Preman, Foto-Foto Sertu Wahyu Bikin Cewek Meleleh

"Bagus, semakin tahun harus semakin bagus, semakin bagus," harap Edy.

Ditemui ditempat yang sama, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menjelaskan alasannya memilih jenderal bintang 3 itu sebagai komandan upacara.

Gatot mengatakan, Kostrad adalah pasukan terbesar di TNI sehingga komandannya layak ditunjuk sebagai komandan upacara HUT TNI.

"Ya Pangkostrad itu adalah komandan pasukan yang terbesar," ujar Gatot.

Menurut Gatot, sebetulnya Mabes TNI sudah menyeleksi beberapa jenderal bintang 3 lainnya.

Namun yang terpilih memang Pangksotrad Letjen Edy Rahmayadi.(Fransiskus Adhiyuda)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved