Breaking News:

Manfaatkan Aliran Sungai, Warga Cimahpar Budidaya Ikan Mas di Keramba, Potensi Untung Ratusan Juta

Kegiatan tersebut dilakukan dengan membentuk kelompok Pemberdayaan Masyaakan Pembesaran Ikan Mas yang beranggotakan 10 orang.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Keramba milik Warga Cimahpar, Bogor Utara, Kota Bogor untuk melakukan budidaya ikan mas 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Dengan memanfaatkan aliran sungai, warga Kampung Pasir RT 3/12, Cimahpar, Kota Bogor ini membuka peluang usaha dengan melakukan pembesaran bibit ikan mas.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan membentuk kelompok Pemberdayaan Masyaakan Pembesaran Ikan Mas yang beranggotakan 10 orang.

Rudi Partawija, ketua kelompok pemberdayaan masyarakat pembesaran ikan mas mengatakan bahwa pembesaran bibit ikan dilakukan dengan menggunakan media keramba yang memanfaatkan aliran sungai Ciluar.

Nantinya setiap ekor ikan akan bertambah beratnya kurang lebih pada enam bulan.

"Pembesaran, Bibit ikan mas dari satu ekor berat 2/3 ons selama enam bulan,  pembesaran satu ekor menjadi berat dua kilogram, sedangkan untuk pembesar lima kilogram paling lambat memakan waktu 1,5 tahun," katanya Minggu (8/10/2017).

keramba
keramba (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Kelompok pemberdayaan masyarakat pembesaran ikan mas yang baru dibentuk pada April 2017 ini pun memilik 20 keramba ikan dengan masing-masing keramba berisi tiga ton.

Rudi menjelaskan dengan modal Rp 50 juta omset yang nantinya akan dihasilkan bisa mencapa Rp 200 juta.

"Modal 50 juta (ikan, pakan sama keramba), panen diperkirakan omset 200 juta," katanya.

Rudi mengatakan bahwa ide tersebut muncul karena adanya keburuhan akan ikan berukuran besar.

Selain itu dengan adanya usaha tersebur juga bisa menambah pengahaslan warga.

"Pemberdayaan masyarakat karena warga disini kerja buruh, peluang usaha ini karena sekarang sulit mencari ikan mas besar, peluang ini boleh dikatakan untuk eningkatan ekonomi bagi warga setempat," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved