Cerita Petugas Kamar Jenazah RSUD Ciawi, Ajak Ngobrol Mayat Tanpa Identitas Agar Bisa Pulang

Namun ia mengaku ada kebiasaan yang dilakukannya di kamar jenazah, sambil menunggu ada yang menjemput.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kamar jenazah RSUD Ciawi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI -- Jenazah tanpa identitas atau biasa disebut Mr.X sudah biasa diterima untuk ditampung di kamar jenazah sampai waktu tertentu agar bisa ditemukan dan diambil keluarganya.

Namun jika dalam jangka waktu tertentu jenazah tanpa identitas itu tak kunjung didatangi keluarga, maka akan dikuburkan oleh petugas.

Seperti yang dilakukan oleh kamar jenazah RSUD Ciawi, dimana mereka memberi batas satu bulan penampungan jenazah tanpa identitas sebelum dikuburkan di Pondok Rajeg Cibinong, Kabupaten Bogor.

Kesulitan informasi karena tidak adanya identitas itu ternyata menurut petugas kamar jenazah RSUD Ciawi, Wanda Suanda (53), menyulitkan keluarga untuk mencari keberadaan jenazah.

Namun ia mengaku ada kebiasaan yang sering dilakukannya di kamar jenazah, sambil menunggu ada yang menjemput.

Kebiasaan yang ia lakukan yakni mengobrol dengan jenazah-jenazah tersebut.

"Kalo lagi meriksa, ngebersihin jenazah gitu, saya bilang ke jenazahnya, saya suruh temuin keluarganya, pak kalau ada apa-apa kasih tahu keluarga bahwa bapak sudah terbaring di sini, gitu," ungkap Wanda saat ditemui TribunnewsBogor.com.

Entah bagaimana, menurut pengakuan Wanda, ada beberapa keluarga yang datang mencari dan menemukan jenazah tanpa identitas tersebut setelah bermimpi bertemu dengan almarhum.

Menurutnya beberapa tahun lalu ada dua jenazah tanpa identitas yang keluarga datang mencari dengan membawa foto dan menemukan jenazah yang dicari di RSUD Ciawi.

Wanda mengaku bahwa dua pihak keluarga tersebut berasal dari Sukabumi dan Cianjur dimana jenazah yang mereka cari adalah korban yang ditemukan di sungai dan korban pengeroyokan.

"Dulu itu pernah orang Sukabumi ke sini, perempuan dia, nyari dan ketemu jenazah keluarganya di sini, dia ngaku sebelumnya dia mimpi bertemu dengan almarhum," katanya.

Kemudian hal yang sama pun menurutnya dalam beberapa waktu kemudian juga terulang kembali, di mana datang pihak keluarga dari Cianjur yang mengaku juga sebelumnya bermimpi bertemu almarhum keluarganya.

Hingga akhirnya keluraga tersebut mencari dan menemukan jasadnya yang menjadi jenazah Mr.X di RSUD Ciawi.

"Yang saya ingat, mereka bilang mimpinya itu ketika bertemu almarhum, mereka mendapat permintaan tolong untuk disempurnakan, gitu, dari anggota keluarga yang dianggap hilang sebelumnya," katanya.

Penanganan Mayat Mr X

Dua jenazah tanpa identitas kini masih membeku di lemari pendingin mayat di RSUD Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.

Di mana salah satu jenazah tersebut merupakan Mr. X yang dikirim dari Polsek Bogor Utara pada 14 September 2017 lalu.

Selain itu, satu jenazah tanpa nama lain, merupakan seorang bayi yang berlabel By. X yang dikirim dari Polsekta Bogor Timur pada 29 September 2017 lalu.

Baca: Sambil Berkata Kasar Ivan Gunawan Akui Dirinya Bencong, Warganet: Kok Bangga?

Seorang petugas kamar jenazah RSUD Ciawi, Wanda Suanda (53), mengatakan bahwa jenazah tanpa identitas sulit untuk ditemukan di  mana keluarganya berada.

Sehingga jenazah-jenazah tersebut sudah biasa ditampung di dalam lemari pendingin mayat RSUD Ciawi selama berminggu-minggu menunggu pihak keluarga datang.

"Jadi nanti kalau jenazah tanpa identitas ada yang mau ngambil itu keluarganya pasti nyari-nyari dulu, biasanya mereka bawa fotonya, karena namanya kita gak tahu, kalau foto datanya ada di komputer kita," ujar Wanda kepada TribunnewsBogor.com, Sabtu (14/10/2017).

Selain itu menurut Wanda, tidak selamanya jenazah tanpa nama tersebut disimpan di kamar mayat.

Lanjut Wanda, jika dalam jangka satu bulan jenazah tidak ada yang mengambil, maka pihak RSUD akan melapor ke pihak kepolisian yang mengirim mayat tersebut.

Baca: Rumah Dikelilingi Tembok Tetangga, Kisah Nenek Buta Ini Bikin Haru, Begini Cara Mencapai Rumahnya

"Seminggu gak ada yang ngambil, kita lapor ke polisi, laporan aja, misalnya kalo sudah satu bulan belum juga ada keluarga yang ngambil nanti bakal dimakamkan di Pondok Rajeg Cibinong," katanya.

Walaupun begitu ia mengaku bahwa ada saja keluarga yang datang tapi jenazah sudah terlanjur dimakamkan di Pondok Rajeg Cibinong.

"Dateng keluarga nyari, tapi jenazah sudah dimakamkan sama polisi, terserah keluarga nantinya jenazah yang sudah dikubur mau dipindah atau tetap di Cibinong," ungkapnya.

Baca: Bekelahi Hingga Tergeletak Di Area Permainan Anak, Alasan Dua Orang Dewasa Ini Tak Masuk Akal

Aktor Senior Cheppy Chandra Meninggal Dunia, Foto Jenazahnya Tersenyum Bikin Heboh Netter

Kabar duka kembali datang dari dunia hiburan.

Aktror Cheppy Chandra dikabarkan meninggal dunia.

Kabar itu disampaikan oleh akun Instagram @lambe_turah, Jumat (13/10/2017).

Baca: Penampilan Barunya Bikin Pangling Banyak Orang, Reza Artamevia Diingatkan Netizen Agar Insaf

Tampak ia memposting foto semasa hidup dan foto almarhum saat hendak dimandikan.

Belum diketahui apa penyebab meninggalnya aktor tersebut.

Pun kapan waktu dan lokasinya juga belum diketahui.

Tak ada kabar juga sebelumnya kalau almarhum sedang sakit atau menjalani perawatan.

"Lambe Turah Mengucapkan Turut Beduka atas meninggalnya Aktor Cheppy Chandra

Semoga amal ibadah almarhum diterima dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan

Amien," tulisnya pada keterangan foto.

Baca: Info Puncak Rusuh Hoax ! Seperti Ini Kondisi Sebenarnya

Cheppy Chandra
Cheppy Chandra (Instagram)

Dikutip dari laman wikipedia, Cheppy Chandra adalah seorang aktor berkebangsaan Indonesia.

Ia sempat membintangi beberapa film panas di akhir 1990-an, dan saat ini lebih dikenal lewat perannya dalam sinetron Aku Anak Indonesia, sebagai Pak Anas.

Pada foto yang diposting oleh lambe turah tersebut, netizen terpokus pada foto almarhum saat sudah tak bernyawa.

Terlihat aktor senior itu tersenyum dalam tidur panjangnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved