Kue Samir Khas Arab, Cocok Jadi Teman Minum Teh Hangat di Puncak
Sangat pas apabila disajikan dengan teh hangat sembari menikmati sejuk dan indahnya kawasan Puncak Bogor.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Soewidia Henaldi
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA - Bagi pelancog yang hendak berkunjung ke Puncak Bogor, makanan khas Timur Tengah ini patut dicoba.
Pangaman ini bernama kue Samir ini terbuat dari adonan tepung terigu dan mempunyai banyak varian rasa yang bisa dipilih mulai dari rasa stroberi, coklat, nanas, pisang dan nangka.
Kue ini dibuat dengan cara digoreng menggunakan loyang khusus yang bisa mencetak beberapa kue samir sekaligus.
Ketika didigit, rasa manis dan kelembutan penganan khas Arab ini begitu terasa pas dimulut.
Baca: Acara Anies-Sandi di Puncak Picu Kemacetan Parah, Kapolres Sindir Panitia Tidak Ada Pemberitahuan
Sangat pas apabila disajikan dengan teh hangat sembari menikmati sejuk dan indahnya kawasan Puncak Bogor.
Pedagang kue samir di Puncak Bogor, Fendi (50), mengaku bahwa kue tersebut di Indonesia mempunyai penyebutan nama yang berbeda.
Dimana untuk di beberapa daerah kue yang ia jual ini disebut kamir/khamir.
"Kue Samir ini kue asal Timur Tengah, tapi ada juga yang nyebut ini kue Kamir, tapi sama aja," ujar Fendi kepada TribunnewsBogor.com.
Fendi menjajakannya menggunakan gerobak dorong dan kerap berjualan di kawasan yang tidak jauh dari Warung Kaleng, di Jalan Raya Puncak KM 84, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Dia mengaku bahwa 300 kue samir yang ia buat setiap harinya ini diminati oleh warga lokal maupun orang Arab.
Baca: Dua Jenazah Korban Kecelakaan Maut Di Selarong Tadi Pagi Sudah Dibawa ke Rumah Duka
"Saya dari pagi hingga sore jualannya, biasanya tiap hari bawa 3 kg adonan jadi sekitar 300 kue, tapi yang banyakan beli malah orang lokal, mungkin karena banyak yang ingin coba kue Arab ini," katanya.
Bagi wisatawan yang berlibur ke Puncak, tidak ada salahnya singgah ketika melintasi kawasan Warung Kaleng Puncak untuk mencoba kue asal Timur Tengah ini.
Dengan harga Rp 1.000 per bijinya, pembeli bisa mencoba kue mungil ini dengan varian rasa yang bisa dipilih.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kue-samir_20171021_172103.jpg)