Breaking News:

PT Indocement Reklamasi Lahan Bekas Tambang, Kini Mata Bisa Kembali Lihat Tanaman Hijau

etelah dilakulan reklamasi di area tambang sudah banyak ditumbuhi berbagai jenis pohon seperti Jati, Mahoni, Sengon, kemiri dan sebagainya

Istimewa
PT. Indocement 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Lahan bekas tambang PT Indocement di Citeureup Kabupaten Bogor kini kembali hijau.

Direktur Eksekutif Indocement, Kuky Permana menuturkan, terciptanya lingkungan tambang yang asri bukanlah sesuatu yang dapat terjadi secara alamiah dan dalam waktu yang singkat.

Sebab, diperlukan serangkaian uji coba untuk memulihkan kembali lahan marginal dan perlu komitmen bersama antara seluruh pemangku kepentingan untuk menyadari pentingnya pelestarian lingkungan.

“Selain komitmen dari Perusahaan, tentunya dukungan dari pemerintah juga sangat dibutuhkan," ujarnya

Saat ini, sambung Kuky, setelah dilakulan reklamasi di area tambang sudah banyak ditumbuhi berbagai jenis pohon seperti Jati, Mahoni, Sengon, kemiri dan berbagai macam jenis tanaman lainnya

"Area tersebut juga ada tanaman terong, cabai, dan ketimun yang hasilnya bisa dimanfaatkan oleh petani-petani pengelola reklamasi lahan tambang," terangnya.

Tak hanya tanaman hijau, sambungnya, di lokasi tersebut juga saat ini terdapat mata air yang disebut dengan Mata Air Cikukulu yang terus mengeluarkan airnya meskipun aktivitas penambangan batu gamping di area ini telah dilakukan sejak tahun 1985.

Selain itu, pihaknya juga membuat danau buatan dengan sebutan Quarry D yang mampu menyimpan pasokan air hingga mencapai 150.000 kubik.

Sehingga, kata dia, satwa liar seperti ular, burung hingga kera pun bisa terlihat dilokasi tersebut.

"Kami juga melibatkan akademisi IPB serta para petani dari Desa Lulut untuk melakukan reklamasi ini," ungkapnya.

Kuky menambahkan, jika ia sempat menjajal track bersepeda downhill diarea Danau Quarry D bersama jajaran direksi PT Indocement serta Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Infanteri Fransisco pada Sabtu (21/10/2017) kemarin.

"Tracknya sangat memacu adrenalin," tutupnya.

Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved