Breaking News:

Ngendon di Gudang Kejaksaan 2 Tahun, Ganja 2,6 Ton Dibakar

Ganja tersebut merupakan barang bukti kejaksaan yang selama ini tersimpan digudang selama dua tahun

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ganja seberat 2,6 ton dibakar di halaman kantor Kejaksaan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (1/11/2017).

Ganja tersebut merupakan barang bukti kejaksaan yang selama ini tersimpan digudang selama dua tahun karena menunggu putusan pengadilan.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Bambang Hartoto menuturkan, barang bukti ganja dengan berat sekitar 2,6 ton ini merupakan kasus perkara tahun 2015 hingga 2017.

"Memang baru bisa dimusnahkan sekarang, karena kami menunggu putusan dari pengadilan terkait perkara tersebut," ujarnya usai melakukan pemusnahan bersama aparat kepolisian dan BBNK Bogor.

Tak hanya ganja, kata Bambang, pihaknya juga memusnahkan sabu seberat 470 gram, pil trihexyphenidyl 1.341 butir, hexymer 1.742 butir serta ekstasi 20 butir.

"Ada uang palsu dan 14 pucuk senjata api rakitan juga yang kami musnahkan hari ini," imbuhnya.

Petugas memusnahkan ganja dan narkoba lainnya di Kejasaan Negeri Cibinong, Rabu (1/11/2017).
Petugas memusnahkan ganja dan narkoba lainnya di Kejasaan Negeri Cibinong, Rabu (1/11/2017). (TribunnewsBogor.com/Damanhuri)

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Andri Alam Wijaya menambahkan, saat ini bogor memang menjadi sasaran empuk para pengedar narkoba lantaran lokasinya berdekatan dengan ibu kota Jakarta.

"Kami juga terus berupaya melakukan sosialisasi bahaya narkoba, karena kondisinya sangat memprihatinkan," tambahnya.

Pantauan TribunnewsBogor.com, pemusanahan barang bukti ganja sebarat 2,6 ton ini dilakulan menggunakan tiga tong besi yang bakar secara bersamaan.

Tak hanya itu, mobil Incenerator milil BNN pun ikut digunakan untuk memusnahkan barang haram itu.(*)

Penulis: Damanhuri
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved