Tak Didoakan Seperti Tiang Korban SN, Tiang Korban Truk Di Ciawi Bogor Dicuekin Sampai Miring
Kondisinya yang lebih parah dibanding tiang korban SN, tak membuat pihak terkait bahkan masyarakat perduli akan dirinya.
Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIAWI - Tak seperti tiang korban yang ditabrak Setya Novanto, perlakuan pada tiang lampu di Jalan Raya Bogor - Sukabumi, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor malah terbilang mengkhawatirkan.
Dilansir dari Warta Kota, sebuah karangan bunga bersandar pada tiang listrik yang ditabrak mobil yang ditumpangi Setya Novanto, Jumat (17/11/2017) malam.
Pada karangan bunga tersebut tertulis pesan "Walau Sudah Ditabrak Semoga Hukum Kita Setegak Tiang Ini #GetWellSoon Opini.id."

Karangan bunga tersebut tampak menjadi perhatian beberapa warga yang kebetulan melintas di jalan Permata Berlian, Permata Hijau, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Tampak seorang pengendara motor berpeci dan sarung, berpose seperti orang berdoa, ketika seorang kawannya memotretnya.
"Semoga cepat sembuh ya," kata lelaki itu sebelum meneruskan perjalanan bersama temannya. Beberapa orang tampak sengaja turun dari sepeda motor untuk memotretnya dengan kamera.

Tapi, perlakuan berbeda diterima tiang lampu satu ini.
Kondisinya yang lebih parah dibanding tiang korban SN, tak membuat pihak terkait bahkan masyarakat perduli akan dirinya.
Tiang lampu di Jalan Raya Ciawi-Sukabumi, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor itu sudahj sangat miring.
Bagian bawahnya bahkan sudah rusak parah.
Tak jelas masih berfungsi atau tidak.
Menurut seorang warga, Sukarman (40) tiang tersebut sudah dalam kondisi demikian sejak tiga hari lalu.

"Udah 3 hari yang lalu, itu yang nabraknya truk, tapi saya gak tahu itu awalnya gimana truk itu bisa nabrak gitu," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (19/11/2017).
Ia juga mengatakan bahwa ketika tiang tersebut roboh, ruko yang tertimpa tiang kebetulan kosong karena sudah lama tidak dipakai oleh pemiliknya.
"Gak ada warga yang kena sih, soalnya ruko yang disenderin tiang itu udah lama gak diisi, tapi ruko di sampingnya kadang ada orangnya," katanya.