Breaking News:

Mahasiswa Ilmu Tanah dan Mikrobiologi IPB Juarai Debat tentang Kehutanan

TIA merupakan annual event yang diselenggrakan oleh Himpunan Profesi Tree Grower Community Fakultas Kehutanan (Fahutan) IPB.

Humas IPB
IPB 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Bermodal keberanian, ketiga mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) ini menantang diri untuk bertanding di lomba debat kehutanan tingkat nasional.

Tema lomba yang mereka ikuti ini di luar konsen utama keilmuan mereka.

Mereka adalah Apip Nurdin, Ilham Maulidin dan Dzulfahmi Alam.

"Tim kami seluruhnya bukan berasal dari Fakultas Kehutanan. Kami berasal dari mayor Ilmu Tanah, Teknologi Industri Pertanian, dan saya sendiri merupakan mahasiswa Biologi yang sudah fokus pada bidang mikrobiologi," ungkap Apip yang saat ini menjadi ketua Propelan,
sebuah komunitas peningkatan prestasi untuk mahasiswa di Indonesia.

Apip dan tim terpilih sebagai salah satu finalis dari 8 tim terbaik, dan berhasil meraih juara 1  Lomba debat Mahasiswa Nasional The 10 th TGC in Action (TIA) National Competition.

TIA merupakan annual event yang diselenggrakan oleh Himpunan Profesi Tree Grower Community Fakultas Kehutanan (Fahutan) IPB.

Tahun ini menjadi tahun ke-10 bagi mereka untuk mencerdaskan publik mengenai isu lingkungan melalui program inovatifnya seperti lomba debat, lomba esai, seminar nasional, dan sebagainya.

The 10 th TGC in Action yang mengusung tema “Be Responsive to Optimize Forest Function” ini digelar pada pertengahan Oktober 2017 lalu.

Menurut Apip, lomba debat yang diselenggarakan ini sangat menyenangkan dan menarik.  Pembahasan topik debat yang up to date terkait isu lingkungan dan kehutanan menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi Apip dan rekan-rekannya.

"Walaupun background kita berbeda dengan apa yang dibahas pada saat debat berlangsung, hal tersebut tidak menyurutkan kami untuk terus memahaminya. Selain itu, banyak sekali ilmu dan wawasan baru yang diperoleh. Bisa saling mengenal dan berbagi inspirasi dengan
beberapa mahasiswa dari perguruan tinggi lain," terangnya.

Topik yang diperdebatkan adalah terkait isu-isu lingkungan dan kehutanan secara global, mulai dari alih fungsi lahan, deforestasi lahan gambut, pemanasan global, dan lain-lain.

“Justru hal itulah yang memacu kami untuk mau belajar suatu hal yang baru, ilmu baru, wawasan baru, dan pengalaman baru. Alhasil memang usaha tidak akan mengkhianati hasil." imbuh Ilham Maulidin.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved