Rindu Alam Dibongkar

Rindu Alam Tidak Jadi Dibongkar Akhir November, Ini Kata Kuasa Hukum

Kuasa Hukum Rindu Alam, Ardi Kusumah, mengatakan bahwa Rindu Alam tidak bisa dibongkar karena masih dalam tahap persidangan.

Rindu Alam Tidak Jadi Dibongkar Akhir November, Ini Kata Kuasa Hukum
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Restoran Rindu Alam, Puncak 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISARUA -- Restoran Rindu Alam di Cisarua, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor tidak jadi dibongkar akhir November ini.

Pantauan TribunnewsBogor.com, restoran ini bahkan masih tetap beroperasi seperti biasanya.

Padahal pada Kamis (30/11/2017) merupakan tanggal pengosongan Rindu Alam berdasarkan keterangan Satpol PP yang didapat dari Pemprov Jawa Barat.

Kuasa Hukum Rindu Alam, Ardi Kusumah, mengatakan bahwa Rindu Alam tidak bisa dibongkar karena masih dalam tahap persidangan.

"Sekalipun pemprov ingin membongkar Rindu Alam, tetep harus dengan alat pengadilan, kita juga sampai tanggal 30 belum dapat surat peringatan apapun, jadi harus hormati proses hukum," ujar Ardi kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (30/11/2017).

Ia juga mengungkapkan bahwa ia sempat mendengar kabar statement pihak Satpol PP Kabupaten Bogor yang menyatakan bahwa pada 30 November 2017 Rindu Alam harus dikosongkan.

Namun ia mengatakan bahwa Satpol PP tidak mempunyai kewenangan untuk membongkar Rindu Alam.

Karena, lanjut Ardi, yang dijadikan dasar oleh Pemprov Jabar adalah putusan pengadilan negeri sehingga yang bisa membongkar Rindu Alam hanyalah eksekusi pengadilan.

"Jadi alasan pertama, dalam sengketa, kedua, sekali pun Pemprov ingin membongkar Rindu Alam, tetep harus dengan alat pengadilan, kalau Satpol PP maju dengan alat pemerintah, nanti nasibnya yang bongkar bisa dipidanakan," ungkapnya.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved